SketsaNusantara.id - Hari Raya Idul Adha disebut juga dengan Hari Raya Kurban yang diperingati di bulan Dzulhijjah.
Umat Islam juga menyebut hari besar keagamaan ini dengan nama hari raya haji.
Sebab, pada bulan Dzulhijjah terjaid puncak haji sleuruh umat muslim yang menjalankan rukun Islam di tanah suci.
Baca Juga: Pastikan Ibadah Kurban Sah dengan Memahami Jenis Hewan Waktu dan Syaratnya di Hari Raya Idul Adha
Idul Adha identik dengan berkurban hewan ternak seperti kambing atau sapi.
Di Indonesia, kurban kambing dan sapi adalah umum dilakukan dan menjadi wajib bagi mereka umat Islam yang mampu.
Sebelum tiba hari raya Idul Adha, memasuki 10 hari pertama bulan Dzulhijjah ada dianjurkan memperbanyak amal kebaikan.
salah satunya ada puasa sunnah bulan Dzulhijjah hingga puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.
Saat para jamaah haji menjalankan wukuf di Padang Arafah, umat muslim yang tidak berhaji melaksanakan puasa Arafah.
Tiba saatnya di malam hari raya kurban, para ulama tanah air senantiasa mengingatkan untuk perbanyak amalan sunnah.
Baca Juga: Syarat Sah Hewan Kurban, Ternyata Harus Memenuhi 3 Hal Ini Menurut Para Ulama
Buya Yahya salah satunya sering kali membahas tentang amalan sunnah yang dianjurkan untuk diperbanyak saat malam Idul Adha.
Ada sejumlah kemiripan amalan yang dilaksanakan saat malam Idul Adha dengan malam Idul Fitri.