religi

Niat Kurban Idul Adha dan Aqiqah Bolehkah Digabung? Buya Yahya Sebut Perbandingan Pahala Sunnah: Segeralah...

Minggu, 18 Mei 2025 | 20:30 WIB
Potret Buya Yahya yang menjelaskan tentang niat kurban Idul Adha dan aqiqah. (Buyayahya.com)

Buya Yahya berikan penjelasan dengan perbandingan pahala sunnah yang diperoleh.

Baca Juga: Dulunya Selalu Diarak saat Idul Adha, Kerangka Hewan dari Keraton Yogyakarta Ini Sekarang Ada di UGM

"Segeralah kurban, karena kurban adalah suatu amalan sunnah setiap tahun datang bukan seumur hidup sekali," ujar Buya Yahya, dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube Al-Bahjah TV, 16 Juni 2023.

Menurut Buya Yahya, kurban dan aqiqah sama-sama memiliki pahala kebaikan, namun ada yang harus diprioritaskan.

"Kalau aqiqah seumur hidup sekali, aqiqah bisa nanti-nanti, ini musik kurban," ujarnya.

Baca Juga: Apa Saja Ajaran Sunan Kudus? Ini 5 Hal yang Paling Terkenal: Dilarang Menyembelih Sapi Saat Idul Adha

Idul Adha waktunya hanya satu tahun sekali, sedangkan melaksanakan aqiqah bisa kapan saja di hari apa saja.

"Kalau musim kurban ya kurban (niatkan) pahalanya lebih gede," ujar Buya Yahya.

Buya Yahya menjelaskan jika pahala kurban sangatlah besar, apalagi jika mampu dilakukan setiap tahun.

Baca Juga: Kenapa Disebut Hari Tasyrik? 4 Amalan Sunnah Selama Hari Tasyrik Idul Adha 2024, Lakukan Selama Tiga Hari

"Aqiqah nanti 7 hari setelah atau selebihnya boleh kapan-kapan saja," katanya.

Prioritas saat ini mengingat musim atau waktu bulannya adalah Dzulhijjah, maka lebih dianjurkan untuk berkurban.

"Aqiqah itu tugas bapakmu, kurban itu tugasmu, maka kurban lah jangan aqiqah," kata Buya.

Baca Juga: Manfaatkan Libur Idul Adha 2024, 47 Ribuan Pelanggan Gunakan Kereta Api di Wilayah Kerja Daop 9 Jember

Lalu, bagaimana jika digabungkan kedua niat tersebut? Buya Yahya memiliki pendapat berdasarkan salah satu Mahzab Syafi'i.

Halaman:

Tags

Terkini