Buya Yahya berikan penjelasan dengan perbandingan pahala sunnah yang diperoleh.
Baca Juga: Dulunya Selalu Diarak saat Idul Adha, Kerangka Hewan dari Keraton Yogyakarta Ini Sekarang Ada di UGM
"Segeralah kurban, karena kurban adalah suatu amalan sunnah setiap tahun datang bukan seumur hidup sekali," ujar Buya Yahya, dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube Al-Bahjah TV, 16 Juni 2023.
Menurut Buya Yahya, kurban dan aqiqah sama-sama memiliki pahala kebaikan, namun ada yang harus diprioritaskan.
"Kalau aqiqah seumur hidup sekali, aqiqah bisa nanti-nanti, ini musik kurban," ujarnya.
Idul Adha waktunya hanya satu tahun sekali, sedangkan melaksanakan aqiqah bisa kapan saja di hari apa saja.
"Kalau musim kurban ya kurban (niatkan) pahalanya lebih gede," ujar Buya Yahya.
Buya Yahya menjelaskan jika pahala kurban sangatlah besar, apalagi jika mampu dilakukan setiap tahun.
"Aqiqah nanti 7 hari setelah atau selebihnya boleh kapan-kapan saja," katanya.
Prioritas saat ini mengingat musim atau waktu bulannya adalah Dzulhijjah, maka lebih dianjurkan untuk berkurban.
"Aqiqah itu tugas bapakmu, kurban itu tugasmu, maka kurban lah jangan aqiqah," kata Buya.
Lalu, bagaimana jika digabungkan kedua niat tersebut? Buya Yahya memiliki pendapat berdasarkan salah satu Mahzab Syafi'i.