SketsaNusantara.id - Tidur di dalam gelap umumnya dianggap bermanfaat karena mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
Ternyata, penjelasan tentang hadits yang mengandung sunnah tersebut lebih detail dari sekadar tidur dalam kondisi gelap atau mematikan lampu. Hadits ini berhubungan dengan kondisi zaman dulu.
Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لاَ تَتْرُكُوا النَّارَ فِى بُيُوتِكُمْ حِينَ تَنَامُونَ
“Janganlah biarkan api di rumah kalian (menyala) ketika kalian sedang tidur.” (HR. Bukhari no. 6293 dan Muslim no. 2015)
Dikutip oleh SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan bahwa hadits tersebut merujuk pada keadaan zaman dulu di mana sumber penerangan masih menggunakan lampu api.
Oleh karena itu, Rasulullah SAW memberi anjuran untuk mematikan lampu-lampu tersebut pada malam hari, sebab dikhawatirkan bila lampu tersebut bisa jatuh karena tergesek hewan-hewan kecil seperti tikus yang lewat dan menyambar sekitar hingga terjadi kebakaran.
Menurut penjelasan Buya Yahya, mematikan api ini bisa disebut sebagai tindakan menjaga atau menghindari hal buruk terjadi.
Jadi, daripada secara langsung menganjurkan umat untuk tidur dalam kondisi gelap, hadits ini lebih mengutamakan kemaslahatan dalam cara tidur kita.
“Di hari ini, kalau ternyata kemaslahatannya adalah dinyalakan lampunya, maka menyalakan lampu menjadi sebuah anjuran dalam hal ini,” ujarnya.
Buya Yahya pun memberi salah satu perumpamaan tentang kemaslahatan ini. Jika ternyata menyalakan lampu saat tidur penting bagi keamanan rumah, maka dianjurkan untuk tetap menyalakan saja.
Artikel Terkait
Bolehkah Sholat Rawatib Berjamaah? Jangan Salah, Buya Yahya Tegaskan Hal Ini Terkait Pelaksanaan Sholat Sunnah Sesuai Ajaran Rasulullah SAW
Bagaimana Cara Membayar Hutang Puasa Orang yang Meninggal? Tidak Harus Bayar Fidyah, Buya Yahya Tunjukkan Solusi: Ada 2 Cara...
Bolehkah Orang Tua Pakai Uang THR Lebaran Anak? Buya Yahya Berikan Catatan Penting Ramainya Saweran Idul Fitri: Miliknya Anak ya...
Sholat Tahajud dan Puasa Panjang Masih 'Kalah'? Inilah Ganjaran Hebat di Balik Musibah Menurut Buya Yahya
Tak Bisa Cium Hajar Aswad saat Haji atau Umroh karena Salah Niat? Buya Yahya: Banyak Orang Berdusta tentang...