Menjaga lisan adalah bagian dari menjaga kesucian Idul Fitri. Jangan sampai niat baik untuk bersilaturahmi justru berubah menjadi ajang ghibah yang bisa menghapus pahala ibadah yang telah dilakukan selama Ramadhan.
Baca Juga: Buat Apa Rajin Tahlilan dan Tahajud jika Masih Saja Begitu? Ingatlah Pesan dari Mbah Moen ini
Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kemenangan melawan hawa nafsu. Menjaga pandangan, menghindari sentuhan yang dilarang, tidak menyombongkan diri, serta menjaga lisan adalah langkah-langkah kecil yang bisa membantu menjaga kesucian momen ini.
Dengan begitu, kita tidak hanya merayakan kemenangan secara lahir, tetapi juga mencapai kemenangan batin yang sesungguhnya. Semoga Idul Fitri benar-benar menjadi hari kembali ke fitrah yang penuh berkah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini