SketsaNusantara.id – Idul Fitri adalah momen kemenangan bagi umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
Hari yang dinanti-nanti ini bukan sekadar waktu untuk merayakan dengan keluarga, tetapi juga kesempatan untuk kembali ke keadaan suci, sebagaimana makna dari kata "fitri" itu sendiri.
Namun, seringkali tanpa sadar, banyak orang justru mengotori hari raya ini dengan perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.
Baca Juga: Jangan Panik, Tidak Ada Air untuk Mandi Junub? Inilah Tata Cara yang Tepat sesuai Syariat Islam
Dilansir SketsaNusantara.id dari TikTok hasan.san3_, Habib Taufik Assegaf dalam ceramahnya mengingatkan bahwa di hari raya, umat Islam harus berhati-hati dalam menjaga diri, terutama dari pandangan yang tidak terjaga dan bersentuhan dengan bukan mahram.
"Belum sehari Ramadhan meninggalkan kita, banyak yang langsung bermaksiat dengan memandang yang bukan mahram, bahkan bersalaman dengan lawan jenis dengan alasan silaturahmi," ujar Habib Taufik.
Tindakan seperti ini, meski tampak sepele, bisa merusak makna kesucian Idul Fitri. Jika merasa sungkan untuk menolak jabat tangan, ada cara yang lebih sopan, seperti menangkupkan kedua tangan di depan dada sebagai tanda hormat tanpa perlu bersentuhan.
Baca Juga: Apakah Sholat Tahajud saat Begadang Sah? Jangan Ngawur dalam Beribadah, Inilah Penjelasan dari Ulama
Mengenakan pakaian baru di hari raya adalah hal yang lumrah sebagai bentuk kegembiraan. Namun, Habib Taufik mengingatkan agar tidak terjebak dalam sikap riya’ atau pamer.
"Jangan sampai karena baju baru, kita merasa lebih cantik atau tampan, ingin dipandang orang lain, bahkan menyombongkan diri," ujarnya.
Idul Fitri seharusnya menjadi momen untuk menyucikan diri, bukan justru menambah dosa dengan perasaan sombong. Yang terpenting adalah bagaimana hati tetap bersih, bukan sekadar tampilan luar yang terlihat indah.
Salah satu tradisi Lebaran yang paling dinantikan adalah silaturahmi dan berkumpul dengan keluarga besar. Namun, momen ini sering kali tanpa sadar dimanfaatkan untuk menggunjing orang lain. Padahal, Nabi Muhammad SAW telah mengingatkan dalam hadisnya:
"Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam." (HR. Bukhari)
Artikel Terkait
Hukum Menurut Islam Jika Perusahaan Tidak Berikan THR untuk Karyawan, Dalam Ilmu Fiqih Tunjangan Hari Raya Dikategorikan...
Nasihat Mbah Moen: 5 Hal yang Harus Dijaga agar Pekerjaan Berkah dan Hidup Tenang
Baca 80 Kali! Sholawat Khusus di Hari Jumat, Ada 3 Keutamaan yang Sangat Mengejutkan
100 Kali Bacaan Amalan Ijazah Kyai Abdul Ghofur agar Anak Menjadi Pintar, Tidak Akan Nakal, dan Lebih Sopan
3 Amalan Dzikir Pagi dan Sore dari Abah Guru Sekumpul agar Selalu Mendapatkan Rezeki yang Halal