Kamis, 4 Juni 2026

Lebaran Sehari, Dosa Seumur Hidup? Inilah Kesalahan yang Sering Tak Disadari Saat Merayakan Idul Fitri Menurut Habib Taufik Assegaf

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Selasa, 1 April 2025 | 18:30 WIB
Ilustrasi merayakan lebaran Idul Fitri  (Freepik.com/ Freepik)
Ilustrasi merayakan lebaran Idul Fitri (Freepik.com/ Freepik)

 

SketsaNusantara.id – Idul Fitri adalah momen kemenangan bagi umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Hari yang dinanti-nanti ini bukan sekadar waktu untuk merayakan dengan keluarga, tetapi juga kesempatan untuk kembali ke keadaan suci, sebagaimana makna dari kata "fitri" itu sendiri.

Namun, seringkali tanpa sadar, banyak orang justru mengotori hari raya ini dengan perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Baca Juga: Jangan Panik, Tidak Ada Air untuk Mandi Junub? Inilah Tata Cara yang Tepat sesuai Syariat Islam

Dilansir SketsaNusantara.id dari TikTok hasan.san3_, Habib Taufik Assegaf dalam ceramahnya mengingatkan bahwa di hari raya, umat Islam harus berhati-hati dalam menjaga diri, terutama dari pandangan yang tidak terjaga dan bersentuhan dengan bukan mahram.

"Belum sehari Ramadhan meninggalkan kita, banyak yang langsung bermaksiat dengan memandang yang bukan mahram, bahkan bersalaman dengan lawan jenis dengan alasan silaturahmi," ujar Habib Taufik.

Tindakan seperti ini, meski tampak sepele, bisa merusak makna kesucian Idul Fitri. Jika merasa sungkan untuk menolak jabat tangan, ada cara yang lebih sopan, seperti menangkupkan kedua tangan di depan dada sebagai tanda hormat tanpa perlu bersentuhan.

Baca Juga: Apakah Sholat Tahajud saat Begadang Sah? Jangan Ngawur dalam Beribadah, Inilah Penjelasan dari Ulama

Mengenakan pakaian baru di hari raya adalah hal yang lumrah sebagai bentuk kegembiraan. Namun, Habib Taufik mengingatkan agar tidak terjebak dalam sikap riya’ atau pamer.

"Jangan sampai karena baju baru, kita merasa lebih cantik atau tampan, ingin dipandang orang lain, bahkan menyombongkan diri," ujarnya.

Idul Fitri seharusnya menjadi momen untuk menyucikan diri, bukan justru menambah dosa dengan perasaan sombong. Yang terpenting adalah bagaimana hati tetap bersih, bukan sekadar tampilan luar yang terlihat indah.

Baca Juga: Apakah Bayi yang Lahir saat Malam Takbiran Harus Bayar Zakat Fitrah? Ternyata Inilah Batasan Waktunya Menurut Ustadz Abdul Somad

Salah satu tradisi Lebaran yang paling dinantikan adalah silaturahmi dan berkumpul dengan keluarga besar. Namun, momen ini sering kali tanpa sadar dimanfaatkan untuk menggunjing orang lain. Padahal, Nabi Muhammad SAW telah mengingatkan dalam hadisnya:

"Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam." (HR. Bukhari)

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: tiktok hasan.san3_

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X