SketsaNusantara.id - Bulan Syawal atau waktu umat islam merayakan hari raya Idul Fitri atau Lebaran.
Momen ini merupakan hari kemenangan bagi umat muslim usai menjalankan kewajiban puasa Ramadhan selama 1 bulan.
Di waktu bulan Syawal ada juga anjuran untuk berpuasa, namun sunnah hukumnya tidak wajib seperti saat Ramadhan.
Terdapat keutamaan yang ada dalam ibadah puasa sunnah di bulan Syawal.
Salah satunya, jika bisa menjalankan puasa Syawal setelah Idul Fitri selama 6 hari diganjar pahala seperti puasa setahun lamanya.
Walaupun sunnah, tak main-main ganjarannya sehingga umat muslim berbondong-bondong untuk menyertakannya sebagai amalan ibadah di bulan Syawal.
Namun, bagaimana jika hendak puasa Syawal tapi masih memiliki hutang puasa Ramadhan?
"Kalau ada ibuk-ibuk punya hutang puasa (Ramadhan), ibuk engen puasa Syawal kan?" ujar Buya Yahya, seperti dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube Al Bahjah TV, 16 Juni 2018.
Buya Yahya kasih paham, terutama kaum wanita yang biasanya bolong puasa Ramadhan karena haid atau menstruasi.
Baca Juga: 3 Amalan Dzikir Pagi dan Sore dari Abah Guru Sekumpul agar Selalu Mendapatkan Rezeki yang Halal
Namun, karena belum melaksanakan qadha puasa Ramadhan, ingin melanjutkan puasa Syawal di awal setelah Isul Fitri.
Bagaimana hukum puasa Syawal yang dilakukan tapi belum bayar qadha puasa Ramadhan?