Kamis, 4 Juni 2026

Jangan Menghina apalagi Memaki, Rasulullah Ajarkan Adab ini saat Bertemu Pedagang Termasuk Penjual Es Teh

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 4 Desember 2024 | 05:30 WIB
Ilustrasi. Rasulullah mencontohkan adab dan doa saat bertemu pedagang kecil. (Pexels.com/Hugo Heimendinger)
Ilustrasi. Rasulullah mencontohkan adab dan doa saat bertemu pedagang kecil. (Pexels.com/Hugo Heimendinger)

SketsaNusantara.id - Belakangan ini viral potongan video seorang pendakwah yang berkata kasar kepada pedagang minuman di sebuah kajian.

Kejadian itu menghebohkan netizen yang kemudian ramai-ramai menghujat perilaku sang pendakwah.

Perbuatan tersebut tentu tidak bisa dicontoh, apalagi sosok pendakwah itu juga termasuk bagian dari jejaring struktur kekuasaan yang semestinya jadi panutan.

Baca Juga: Mengaku Tetanggaan, Sosok ini Bongkar Sifat Asli Gus Miftah: Kalo Ngomong Gak Filter Dulu!

Terlepas dari niat dan konteksnya, ucapan yang tidak baik kepada seseorang, tidak pernah diajarkan dalam Islam.

Nabi Muhammad SAW sendiri telah mencontohkan perilaku yang baik bahkan kepada anak-anak yang cuma bermain jual-beli.

Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram NU Online, ada sebuah hadis yang meriwayatkan peristiwa tersebut.

Baca Juga: Hina Penjual Es Teh dengan Kata-kata Kasar, Kuasa Hukum Gus Miftah Pasang Badan: Hanya Guyonan Biasa

Menurut hadis riwayat Imam al-Baihaqi dari Amr bin Harits, Rasulullah SAW bahkan membacakan doa ketika bertemu Abdullah bin Ja'far yang masih anak-anak dan sedang bermain jual-beli dengan pasir.

Artinya, kepada anak-anak yang sedang bermain dagang-dagangan saja Rasulullah SAW memiliki adab, apalagi kepada orang yang benar-benar berjualan.

Para pedagang, termasuk pedagang asongan yang menjajakan minuman atau barang sederhana lainnya, adalah pejuang tangguh yang berusaha mencari nafkah untuk keluarga mereka.

Baca Juga: Siapa Sosok Penjual Es Teh yang Diolok-olok Gus Miftah? Inilah Identitas Asli Warga Grabag Itu, Bakal Dapat Umroh Gratis

Dalam Islam, umat dianjurkan untuk memiliki adab mulia terhadap mereka, seperti berbicara dengan sopan, menghargai usaha mereka, dan tidak meremehkan barang dagangannya, termasuk penjual es teh dan lain-lain.

Bahkan, mendoakan keberkahan bagi rezeki mereka adalah bentuk dukungan yang sederhana namun bermakna.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @nuonline_id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X