Oleh karena itu, satu-satunya jalan adalah keluar dari zona tersebut. Manusia yang terbiasa hidup dalam zona itu harus segera aktif, jadi kuncinya itu.
Baca Juga: Sholat kok Korupsi? Fahruddin Faiz Jelaskan dari Pandangan Syekh Siti Jenar dan Sunan Kalijaga
Semua orang sukses tidak ada yang menjalani hidupnya dengan diam dan pasrah.
Percuma jika cuma punya cita-cita tetapi hanya duduk dan pasrah begitu saja.
Dalam Islam itu, rumusannya adalah keaktifan untuk bergerak.
Yang penting adalah prosesnya, bukan hasilnya.
"Kadang-kadang karena mikir hasil ini kan terus jadi pesimis," lanjutnya.
Jika ada yang merasa menyerah atau putus asa karena merasa telah melakukan sesuatu, berarti ada yang salah dalam cara pandangnya.
Orang semacam itu terlalu bergantung pada amal atau tindakannya. Padahal yang utama adalah bergantung pada Allah.
"Kamu bekerja, kamu beraktivitas, kamu bertindak, itu karena sunatullah-mu sebagai manusia, hasilnya apa itu urusannya Allah, nggak usah kamu pikir. Jangan salah identifikasi, tugasmu cuma bergerak," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
3 Karakter Manusia Menurut Fahruddin Faiz, Nomor 3 Sering Dijumpai di Medsos
2 Kunci Kebahagiaan Menurut Fahruddin Faiz agar Hidup Tak Sering Gelisah
Cara Mudah agar Jiwa Selalu Tenang, Fahruddin Faiz Bongkar Rahasia dari Istiqomah
Cara Bahagia Menurut Fahruddin Faiz, Tidak Mudah tetapi Bukan Hal yang Mustahil