Minggu, 19 Juli 2026

Hindari Utang dan Tingkatkan Rezeki: Amalan Wirid 129 Kali KH Abdul Ghofur yang Manfaatnya Tidak Main-Main!

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Minggu, 11 Agustus 2024 | 12:30 WIB
Ilustrasi - Amalan wirid untuk menghindari utang dari KH Abdul Ghofur.  (Pixabay/ Ralphs_Fotos.)
Ilustrasi - Amalan wirid untuk menghindari utang dari KH Abdul Ghofur. (Pixabay/ Ralphs_Fotos.)

 

SketsaNusantara.id - Dalam ajaran Islam, menghindari utang adalah salah satu prinsip utama yang sangat dianjurkan.

Berusaha untuk menahan diri dari berutang kecuali dalam kondisi yang benar-benar mendesak adalah langkah bijaksana, mengingat utang sering kali menimbulkan berbagai masalah dan kesulitan.

KH Abdul Ghofur, pimpinan Pondok Pesantren Sunan Drajat di Lamongan, memberikan wawasan berharga tentang cara meningkatkan rezeki melalui amalan wirid yang sederhana namun kuat.

Baca Juga: 41 Kali Amalan agar Disegani Musuh, Siapa Pun Boleh Amalkan, Dahsyatnya Mampu Bikin Segala Ucapan Didengar Setiap Orang

KH Abdul Ghofur, seperti dilansir SketsaNusantara.id dari akun TikTok @ayatglc, menurutnya lebih baik menghutangi daripada berhutang.

Ia merekomendasikan sebuah amalan wirid yang sangat berkhasiat sebagai "penangkal kemiskinan".

Amalan ini, yang diwariskan oleh almarhum KH Maimun Zubair (Mbah Moen), melibatkan pembacaan salah satu Asmaul Husna, yaitu Ya Latif.

Baca Juga: Amalan agar Punya Keturunan Menurut Buya Yahya: Pasangan Suami Istri Harus Simak Ini Baik-Baik!

Wirid ini harus dibaca sebanyak 129 kali setelah sholat fardhu untuk memperoleh manfaatnya.

Amalan Ya Latif ini dipercaya memiliki kekuatan luar biasa untuk mencegah kemiskinan dan membuka pintu rezeki yang melimpah.

Dengan konsisten mengamalkan wirid ini, seseorang tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga berpotensi untuk menghindari kefakiran dan mendapatkan beragam nikmat kehidupan.

Baca Juga: Amalan Doa Surat Al Fatihah untuk Anak dari Ijazah KH Maimun Zubair atau Mbah Moen, Bacalah Ini Sehabis...

Perlu diingat bahwa rezeki tidak hanya terbatas pada harta benda atau uang, tetapi juga mencakup kebahagiaan dalam hubungan sosial, kesehatan, dan berbagai nikmat lainnya.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X