Minggu, 19 Juli 2026

Makna 2 Buto atau Raksasa di Gunungan Wayang Kulit, Penjaga Gerbang Ketauhidan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 15 Juli 2024 | 21:47 WIB
Makna Tauhid dalam Gunungan wayang kulit. (Tangkap layar Youtube Ki Gamblang)
Makna Tauhid dalam Gunungan wayang kulit. (Tangkap layar Youtube Ki Gamblang)

"Ada 2 buto. Buto itu raksasa. Buto loro (dua), nyebuto ing loro (sebutlah 2 perkara)," kata Ustadz Faizar, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Muhammad Faizar yang diunggah 15 November 2021.

Dua perkara yang dimaksud adalah 2 kalimat penting bagi umat Islam, yakni kalimat syahadat.

Penyimbolan tersebut menegaskan bahwa orang Jawa di masa lalu sangat mencintai seni dan filosofi, sehingga menjadi pintu gerbang efektif bagi dakwah Islam Wali Songo melalui wayang kulit.

Dari gambar Gunungan itu, kedua sosok buto menjaga bangunan yang megah. Bangunan tersebut menyimbolkan kelanggengan dan keabadian yang ada di surga.

Jelas sekali bahwa ilustrasi bangunan dan megah itu tak bisa menggambarkan keindahan surga, tetapi hanya sebagai simbol belaka.

Jadi, 2 buto penjaga gerbang rumah megah itu adalah kalimat syahadat, jalan tauhid, jalur keselamatan yang membebaskan manusia dari ancaman siksa neraka abadi.

Selain itu, penggambaran rupa buto alias raksasa yang menyeramkan menjadi pengingat kepada manusia agar selalu berwaspada atas segala ancaman kerusakan di dunia.***

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Youtube Muhammad Faizar

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X