SketsaNusantara.id - Jamus Kalimosodo atau Jimat Kalimosodo adalah pusaka milik Puntadewa alias Yudhistira, kakak pertama dari Pandawa Lima, tokoh-tokoh pewayangan yang sangat populer.
Sebagai warisan dakwah Islam di masa Wali Songo, khususnya Sunan Kalijaga, ada banyak muatan ajaran Islam yang dapat ditemukan dari kisah-kisah pewayangan.
Jimat Kalimosodo merupakan satu dari sekian banyak simbol atau gambaran yang dijadikan sebagai media dakwah ke masyarakat di masa Wali Songo.
Sebagai seorang pemimpin Kerajaan Amarta, Prabu Yudistira sangat menjaga pusaka tersebut bersama adik-adiknya.
Menariknya, Jimat Kalimosodo dalam wayang kulit ternyata memiliki makna yang sangat mendalam karena terkait dengan Kalimat Syahadat, 2 janji atau kesaksian dari seseorang atas Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya.
Puntadewa digambarkan sebagai karakter yang berdarah putih, artinya dia adalah manusia yang berbudi luhur, tidak punya noda dalam hati, dan suci dari dosa.
Ia adalah sosok raja berbudi pekerti luhur yang merupakan manifestasi dari kalimat syahadat.
Almarhum Mbah Maimoen Zubair pernah mengupas secara detail tentang makna jamus kalimosodo.
Menurut Mbah Moen, "kalimo" itu maknanya "5" sedangkan "sodo" bermakna "12".
Bilangan tersebut jika dijumlahkan menjadi angka penting bagi umat Islam.
"Sekarang, kalimosodo, 12 tambah 5 berapa? 17, tandanya ada orang yang benar-benar mengakui adanya Gusti Allah, kalau dalam sehari semalam sudah melaksanakan sholat 17 rakaat," dikutip SketsaNusantara.id dari video Youtube Bangkit TV yang diunggah 24 April 2020.
Artikel Terkait
Benarkah Wayang Kulit Sengaja Dibuat Sebagai Warisan Wali Songo? Sempat Jadi Kontroversi, Begini Sejarah Wayang Kulit Sunan Kalijaga
Peninggalan Sunan Kalijaga: Wayang Kulit Sebagai Warisan Budaya Keilmuan Abadi dan Kisah Seorang Wali yang Pernah Jadi Perampok
Asal Usul 6 Julukan Sunan Kalijaga, Wali Songo yang Berdakwah Lewat Wayang, Ada Nama Panggung Saat Jadi Dalang!
Cara Unik Sunan Kalijaga Berdakwah dengan Wayang dari Majapahit hingga Pajajaran, Penonton Disuruh...
Revolusi Wayang: Ide Jenius Sunan Kalijaga hingga Islam Menyebar Luas di Jawa, Dulu Hiburan Kaum Bangsawan