Kamis, 4 Juni 2026

Dahsyatnya Doa Kidung Rumeksa Ing Wengi Karya Sunan Kalijaga, Sebagai Penumpas Ilmu Hitam di Malam Hari?

Photo Author
Erik Kusmiati, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 29 Juni 2024 | 20:45 WIB
Sunan Kalijaga sebagai pencetus doa-doa kidung Rumekso Ing Wengi di waktu malam. (Buku Sunan Kalijaga @Dr. Fairuz Sabiq, M. Si)
Sunan Kalijaga sebagai pencetus doa-doa kidung Rumekso Ing Wengi di waktu malam. (Buku Sunan Kalijaga @Dr. Fairuz Sabiq, M. Si)

SketsaNusantara.id - Diceritakan bahwa Sunan Kalijaga telah menyusun beberapa doa dalam bahasa Jawa sebagai pelindung dari ilmu hitam.

Doa-doa yang disusunnya itu berupa Kidung atau Mantra yang di antara doa-doa karya Sunan Kalijaga yang amat terkenal adalah Kidung Rumeksa Ing Wengi yang artinya adalah perlindungan di malam hari.

Kidung ini juga dikenal sebagai Mantra Wedha sebagai doa penyembuhan juga disebut sebagai mantra penumpas ilmu hitam dan jahat.

Baca Juga: Pusaka Sunan Gunung Jati, Keris Sanghyang Naga yang Pernah Dipegang Anies Baswedan, Senjata Pembunuh Syekh Siti Jenar?

Yang mana hal ini dipercaya bila diucapkan dengan keyakinan yang tinggi akan menghasilkan kekuatan gaib.

Hal ini berguna untuk perlindungan dan penyembuhan, sebagai Nabi Muhammad yang telah banyak mengajarkan kita tentang berbagai doa.

Misalnya saat bangun tidur, saat ke kamar mandi, saat berpakaian, makan, bepergian, bekerja, hingga kembali pulang, dan tidur.

Ada sebuah hadis yang berasal dari Abu Hurairah dan diriwayatkan oleh Ibnu Majah, pada waktu itu Abu Hurairah yang sedang tiduran karena merasakan sakit perutnya.

Lalu Nabi meminta Abu Hurairah untuk bangkit dan berdoa: "Bangkit dan berdoalah karena sesungguhnya dalam doa terkandung kekuatan untuk penyembuhan."

Baca Juga: Masuk Deretan Anggota Wali Songo Paling Muda, Intip 3 Karomah Ini! Jadi Anugerah Paling Hebat Untuk Sunan Muria

Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam berdoa yakni keyakinan dan bahasa doa itu sendiri, doa yang baik itu disertai dengan keyakinan yang tinggi.

Saat sedang berdoa kita diharapkan mampu mengerti tentang makna doa yang diucapkan dan yang sedang kita panjatkan.

Pengubahan doa dalam bahasa jawa karya Sunan Kalijaga berguna untuk mempermudah dan dimengerti masyarakat Jawa sehingga doa yang dipanjatkan mampu dihayati dan diyakini.

Dilansir SketsaNusantara.id dari Buku Mistik dan Makrifat Sunan Kalijaga karya Achmad Chodjim Sunan Kalijaga sebagai pencetus amalan Kidung Rumekso Ing Wengi yang dipercaya sebagai pelindung.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Mistik dan Makrifat Sunan Kalijaga, Achmad Chodjim, Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X