Minggu, 19 Juli 2026

Pepali Pitu! 7 Pilar Falsafah yang Dijadikan Pijakan Kehidupan Karya Sunan Drajat, Ada Gamelan Singo Mengkok yang Masih Eksis?

Photo Author
Erik Kusmiati, Sketsa Nusantara
- Jumat, 28 Juni 2024 | 21:50 WIB
Sunan Drajat dan peninggalan Gamelan yang saat ini masih bisa dinikmati. (Buku Atlas Wali Songo Karya Agus Sunyoto)
Sunan Drajat dan peninggalan Gamelan yang saat ini masih bisa dinikmati. (Buku Atlas Wali Songo Karya Agus Sunyoto)

4. Dalam upaya mencapai cita-cita Luhur jangan menghiraukan halangan dan rintangan.

5. Dalam diam akan dicapai keheningan dan di dalam hening akan mencapai Jalan kebebasan mulia.

6. Pencapaian kemuliaan lahir batin dicapai dengan menjalani salat lima waktu.

7.  Berikan tongkat kepada orang buta berikan makan kepada orang yang lapar berikan pakaian kepada orang yang tak memiliki pakaian berikan tempat berteduh kepada orang yang kehujanan.

Baca Juga: Berdakwah di Gresik, Mau Tau Karomah Terhebat Sunan Giri Wali Songo? Sosok Ini Berhasil Mengubah Angsa Menjadi...

Dengan ajaran sederhana ini diharapkan masyarakat mampu menjalani dan ajaran Islam bisa berkembang dengan cepat.

Alhasil semakin lama pengikut Sunan Drajat semakin banyak, hal ini adalah salah satu faktor yang menyebabkan Sunan Drajat disukai oleh masyarakatnya.

Sunan Drajat dekat dengan masyarakat bukan saja karena ajaran-ajarannya yang sederhana dan berorientasi kepada kesejahteraan semua orang.

Melainkan dengan kemampuan Sunan Drajat dalam berkomunikasi lewat kesenian, juga telah menjadi daya dorong bagi dekatnya usaha dakwah dengan masyarakat.

Sunan Drajat dikenal pernah menggubah sejumlah tembang tengah Macapat Pangkur yang digunakan untuk menyampaikan ajaran falsafah kehidupan kepada masyarakat.

Sunan Drajat juga dikisahkan sangat menyukai pertunjukan wayang dan sesekali Sunan Drajat akan memainkan tokoh dalang wayang.

Baca Juga: Keturunan Rasulullah SAW Ke 24 Tumbangkan Majapahit, Ini Karomah Luar Biasa Sunan Kudus Wali Songo Saat di Medan Perang

Hal ini sebagaimana Sunan Bonang kakaknya yang dulu saat berdakwah juga pernah berlakon sebagai dalang.

Sebagian cerita tutur yang berkembang di tengah masyarakat dikisahkan bahwa setelah tinggal lama di Drajat, Sunan Drajat memindahkan tempat tinggalnya.

Sunan Drajat memindahkan lokasi tempat tinggalnya ke arah selatan yang tanahnya lebih tinggi dari sebelumnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Atlas Wali Songo, Agus Sunyoto, Pustaka Iman, Jakarta, 2014

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X