Bagaimana tidak, dalam berdagang para pelanggan boleh berhutang atau mencicil barang yang dibelinya.
Tak tanggung-tanggung, ia bahkan bisa menghibahkan barang dagangannya kepada kaum fakir miskin.
Hal ini membuat Abu Hurairah, salah satu kepercayaan Nyai Ageng Pinatih kesal dengan aksi Sunan Giri.
Ditambah ada beberapa pelanggan yang akhirnya tidak mau membayar atau melunasi hutangnya.
Abu Hurairah pun pulang ke Nyai Ageng Pinatih dalam keadaan tangan kosong. Tidak ada satu pun keuntungan yang didapatnya dari sistem perdagangan Sunan Giri.
Namun saat itu Sunan Giri menyuruh Abu Hurairah mengisi karung dengan pasir untuk dibawa ke perjalanan.
Ajaibnya, karomah Sunan Giri pun bekerja. Bagaimana tidak, ketika Abu Hurairah sudah sampai untuk menghadap Nyai Ageng Pinatih.
Isi karung itu yang awalnya pasir, berubah menjadi damar dan rotan untuk mengganti kerugian dagangannya.
Baca Juga: Aneh Tapi Benar-benar Terbukti, Inilah 4 Karomah Gus Dur yang Dianggap Gila, Sebagai Real Wali?
Itulah karomah yang dimiliki oleh Sunan Giri. Selama hidupnya, ia pun menghabiskan waktu di Gresik.
Sampai ia wafat pada tahun Saka Candra Sengkala. Ia wafat di Desa Giri, Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.***
Artikel Terkait
Sering Tidak Punya Uang, Presiden Soekarno Lelang Peci Hitamnya untuk Zakat dan Orang Miskin di Makam Sunan Giri
Bukan Sembarang Gua, Pesona Alam Pati Tempat Semar Bersemedi Ini Saksi Sunan Gresik Islamkan Majapahit?
Terungkap, Ini 3 Anggota Walisongo yang Paling Sakti, Rupanya Sempat Hentikan Wabah Penyakit, Siapa Saja?
Terkenal Sebagai Kamus Lokal Berjalan Penguasa 99 Bahasa, Inilah 5 Karomah Strategi Dakwah ala Sunan Gunung Jati yang Melegenda di Nusantara
Salah Satu Sosok Walisongo Ini Keturunan Rasulullah SAW, Benarkah? Cek 5 Fakta Menarik Tentang Sunan Gunung Jati
Gak Kalah Dahsyat! Ini Rentetan Karomah Sunan Kudus, Kalahkan Kerajaan Majapahit Dengan Serangan 1 Juta Tikus?