Baca Juga: Tersangkut Duri Ikan dalam Tenggorokan Usai Santap MBG, Siswa SMP di Nganjuk Dilarikan ke RS
Salah seorang pemuda, Djuandy Dula Puy, mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian pemuda gereja terhadap lingkungan. Sekaligus, katanya, adalah wujud nyata dari iman yang tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan ibadah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang kegiatan rohani saja, tetapi juga bagaimana kami sebagai pemuda dapat menerapkan nilai-nilai kasih dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Djuandy.
Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pihaknya ingin mengambil bagian dengan memberikan contoh kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak membuang sampah sembarangan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membangun kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan sederhana ini bisa menjadi contoh dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Lingkungan yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi kita semua,” tambahnya.
Melalui aksi tersebut, pemuda-pemudi Gereja Imanuel Walureda dan Pos Pelayanan Tiberias Dahi Ae tidak hanya memperkuat kebersamaan di antara sesama pemuda, tetapi juga menunjukkan bahwa kehadiran gereja dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.***
Artikel Terkait
Agnez Mo Kutip Ayat Bible dan Sebut 'Tiran yang Kejam' usai Kalah Gugatan 1,5 M dari Ari Bias: Janganlah Membalas Kejahatan dengan Kejahatan
Bible Camp Pemuda Imanuel Walureda dan Pos Pelayanan Tiberias Dahi Ae Sabu Raijua Resmi Dibuka