SketsaNusantara.id — Pemuda dan pemudi Jemaat Imanuel Walureda bersama Pos Pelayanan Tiberias Dahi Ae menggelar kegiatan Bible Camp dengan tema “Rooted in Christ, Growing Together, Impacting the World” atau “Berakar dalam Kristus, Bertumbuh Bersama, Berdampak bagi Dunia.”
Kegiatan Bible Camp tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis 20 Agustus hingga Sabtu 22 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Ibadah Pos Pelayanan Tiberias Dahi Ae.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Jemaat Imanuel Walureda dan Pos Pelayanan Dahi Ae, Pdt. Purna Nike H. O. Ninu, S.Si-Teol, yang akrab disapa Ibu Pdt. Ike.
Dalam sambutannya, Ike mengatakan, Bible Camp menjadi ruang penting bagi pemuda dan pemudi untuk memperkuat kehidupan iman serta membangun kebersamaan.
Baca Juga: Camat Raijua Buka Turnamen Bola Voli “Raijua Cup I”, Dorong Semangat Sportivitas dan Persaudaraan
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu para pemuda untuk belajar berakar dalam Kristus, bertumbuh bersama dalam iman, serta siap diutus menjadi berkat dan memberikan dampak positif bagi dunia.
“Saya berharap semua peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan baik. Pada akhirnya, kita semua dapat semakin berakar di dalam Kristus dan siap untuk berdampak bagi dunia,” ungkapnya.
Ike juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan Bible Camp dapat terlaksana.
Sementara itu, Ketua Pemuda sekaligus Ketua Panitia Bible Camp, Junter Laga Hae, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum bagi seluruh pemuda dan pemudi untuk semakin memperkuat hubungan mereka dengan Kristus.
Junter menegaskan, bahwa sesuai dengan tema kegiatan, para peserta diharapkan tidak hanya bertumbuh secara pribadi dalam iman, tetapi juga mampu membawa dampak positif di tengah keluarga, gereja, masyarakat, dan lingkungan sekitar.
“Kami berharap melalui Bible Camp ini, kita semua semakin berakar kepada Kristus dan semakin mampu memberikan dampak bagi orang lain,” ujar Junter.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Bible Camp serta berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan hingga selesai dengan penuh sukacita dan kesungguhan.
Salah satu peserta Bible Camp, Normelia Langu Wila, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan ini. Ia berharap kegiatan Bible Camp dapat memberikan pengalaman baru sekaligus memperkuat kehidupan iman para peserta.
Artikel Terkait
Benediktus Gonat, Sang "Rumus Berjalan" Penginspirasi Generasi Sabu Raijua, Wilayah yang Berbatasan dengan Australia
Miliki Dua Dapur SPPG, Program MBG Belum Menjangkau Pulau Raijua