Minggu, 19 Juli 2026

Ramai Curhatan Warganet saat Saudara Nagih THR di Momen Lebaran, Ustad Khalid Basalamah Ingatkan Hukum Meminta-minta: Bisa Membuka Pintu Kemiskinan?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 30 Maret 2026 | 06:00 WIB
Ustadz Khalid Basalamah ingatkan hukum meminta-minta THR kepada saudara tidak diperbolehkan dalam islam, bahkan bisa membuka pintu kemiskinan (Instagram/khalidbasalamahofficial/rumpi_gosip)
Ustadz Khalid Basalamah ingatkan hukum meminta-minta THR kepada saudara tidak diperbolehkan dalam islam, bahkan bisa membuka pintu kemiskinan (Instagram/khalidbasalamahofficial/rumpi_gosip)

"Apa hukumnya jika minta-minta THR? Nggak boleh. Kalau diberi secara sukarela tidak masalah, tapi beda kalau meminta-minta, ini malah bisa membuka pintu kemiskinan," kata Ustadz Khalid Basalamah dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah di akun Instagram @khalidbasalamahofficial.

Pernyataan tersebut merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi. Kebiasaan meminta-minta bahkan dapat mendatangkan kemiskinan dan tidak dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW melarang umatnya dari sikap meminta-minta dan mengemis tanpa kebutuhan mendesak, karena perbuatan tersebut dapat membuka pintu kemiskinan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda yang artinya,

"Dan tidaklah seorang hamba membuka pintu minta-minta melainkan Allah akan membukakan pintu kemiskinan untuknya." (HR Tirmidzi: 2325).

Ustadz Khalid Basalamah juga mengingatkan beberapa riwayat dalam hadits yang melarang seorang muslim untuk meminta kepada orang lain selama masih memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

"Ada beberapa riwayat juga Nabi SAW melarang seorang muslim untuk meminta selama dia masih punya makan walaupun cuma sekali untuk hari itu," ujarnya.

Meski demikian, Khalid Basalamah menegaskan bahwa ada perbedaan antara meminta dan menerima hak.

Misalnya, jika seseorang memang sebelumnya sudah dijanjikan mendapat THR dari perusahaan atau tempat kerja, maka menanyakan hal tersebut adalah hak yang diperbolehkan.

"Tidak boleh kita meminta-minta THR. Tapi kalau kita diberikan, tidak masalah, atau memang itu adalah hak Anda. Misal bagi pegawai di kantor," sambungnya.

"Apabila kantor sudah menjanjikan setiap tiba idulfitri ada THR, maka menanyakan hak Anda itu tidak ada masalah. Tapi kalau tidak ada urusannya dengan ini, setiap Anda ketemu orang, tetangga atau kerabat dan menanyakan 'mana THR-nya', ini bagian dari hal yang tidak dianjurkan," tuturnya.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa tradisi berbagi saat Lebaran seharusnya dilandasi keikhlasan, bukan paksaan atau tuntutan dari pihak lain.

Memberi THR adalah bentuk kebaikan, namun meminta-minta tanpa alasan yang jelas justru dapat mengurangi nilai pahala keberkahan  apalagi jika bersifat memaksa.

Oleh karena itu, Idulfitri seharusnya menjadi momen penuh berkah dengan saling memahami kondisi satu sama lain sehingga menjadi kunci agar tali silaturahmi dengan sanak saudara tetap terjaga tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @khalidbasalamahofficial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X