Kamis, 4 Juni 2026

Tidak Sahur Sama Sekali, Apakah Puasa Tetap Sah? Ini Penjelasan Lengkap Dalil, Hadis, dan Pendapat Ulama

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 8 Februari 2026 | 18:00 WIB
Ilustrasi, hukum orang yang tidak sahur saat puasa Ramadhan. (Pexels/Emre Can Acer )
Ilustrasi, hukum orang yang tidak sahur saat puasa Ramadhan. (Pexels/Emre Can Acer )

Keutamaan sahur tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga berdampak pada kondisi fisik. Sahur membantu menjaga stamina tubuh sepanjang hari. Asupan makanan sebelum fajar berperan penting dalam menjaga energi dan konsentrasi selama berpuasa.

Sahur juga membantu mengurangi rasa lapar dan haus yang berlebihan. Kondisi tubuh yang lebih stabil mendukung kelancaran ibadah dan aktivitas harian. Selain itu, sahur menjadi sarana mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Kebiasaan sahur turut melatih kedisiplinan waktu dan membiasakan bangun lebih awal. Waktu menjelang subuh sering dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah, doa, dan zikir. Momentum ini menjadi bagian penting dari rutinitas Ramadhan.

Dengan demikian, puasa tanpa sahur tetap sah menurut syariat. Namun, keutamaan sahur sangat besar dan dianjurkan untuk tidak ditinggalkan. Anjuran ini berlaku meskipun hanya dengan seteguk air.

Pemahaman ini membantu umat Islam menjalankan ibadah dengan lebih tenang. Ketika sahur terlewat, puasa tetap dapat dilanjutkan. Namun, menjaga kebiasaan sahur tetap menjadi bagian penting dari praktik ibadah Ramadhan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: baznas.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X