Dalam tradisi pesantren, amalan ini masih diamalkan hingga kini. Santri mengenalnya sebagai amalan ringan. Namun dijalankan dengan penuh kedisiplinan.
Warisan amalan dari Imam Al-Ghazali ini terus diteruskan. Praktiknya dijaga dalam lingkup keilmuan tasawuf. Nilainya terletak pada konsistensi dan niat pelakunya.
Amalan membaca Al-Fatihah ini menjadi bagian khazanah spiritual Islam. Pengamalannya dikenal luas di berbagai kalangan. Terutama di lingkungan pencari ketenangan batin.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Amalan Bacaan saat Minum Air atau Obat yang Diyakini Membawa Keberkahan dan Menjauhkan Penyakit, Ini Penjelasan dan Makna Lengkapnya
Amalan Gus Kautsar saat Ziarah ke Kuburan Orang Tua, Menenangkan Hati dan Menjaga Iman
Amalan Ismul A’dzam yang Dipakai untuk Memindahkan Istana Ratu Bilqis, Ini Bacaan Doa yang Diajarkan Abah Guru Sekumpul
Amalan di Tahun Baru Masehi Tepat di Tanggal 1 Januari, Bacaan ini Disebut Raih Sejuta Pahala
Amalan Rumah Aman dari Maling dan Diberi Rezeki, Wirid Ijazah dari Abah Guru Sekumpul