SketsaNusantara.id - Media sosial kembali menghadirkan tontonan yang menyita perhatian publik.
Kali ini, ramai di warga TikTok tentang fenomena perang dukun secara live. Pertemuan daring itu diklaim sebagai ajang adu kesaktian antar praktisi mistik.
Cuplikan video tersebut memperlihatkan aktivitas yang sulit dinalar. Ada sosok meniupkan angin ke arah kamera. Ada pula yang melafalkan mantra di hadapan penonton live.
Ada pula yang diklaim sebagai pertempuan energi gaib terdahstat dengan ajian gelap ngampar melawan aura 30 juz. Tayangan-tayangan itu ditonton ribuan akun.
Fenomena tersebut diketahui berasal dari akun TikTok bernama @spiritualtauhid. Dalam siaran langsung itu, beberapa peserta disebut-sebut sebagai dukun. Mereka disebut saling melempar jurus melalui pertemuan online.
Alih-alih menimbulkan rasa takut, video tersebut justru menjadi bahan olok-olokan warganet. Namun di balik absurditas tersebut, praktik perdukunan masih dipercaya sebagian masyarakat. Tidak sedikit yang menggantungkan harapan hidup pada dunia mistik.
Kepercayaan kepada dukun bukan hal baru di Indonesia. Sebagian orang menjadikannya tempat mengadu berbagai persoalan. Mulai dari kesehatan, ekonomi, jodoh, hingga karier. Praktik ini sudah dikenal jauh sebelum Islam datang.
Dikutip SketsaNusantara.id dari nu.or.id, dukun dikenal dengan istilah kahânah. Pelakunya disebut kâhin. Mereka mengklaim mampu mengetahui perkara gaib. Termasuk hal yang tidak bisa dijangkau manusia biasa.
Imam an-Nawawi menjelaskan perbedaan antara kâhin dan ‘arrâf. Keduanya sama-sama dilarang untuk dipercaya. Kâhin dianggap mampu mengetahui kejadian masa depan dengan bantuan makhluk gaib. Sementara ‘arrâf mengklaim mengetahui barang hilang atau dicuri.
Al-Qadhi ‘Iyadh kemudian membagi dukun ke dalam tiga kategori. Salah satunya mengaku memiliki pembantu jin pencuri informasi gaib. Jenis ini disebut sudah tidak ada sejak diutusnya Nabi Muhammad.
Jenis kedua masih banyak ditemukan hingga sekarang. Mereka mengaku mengetahui hal tersembunyi yang tidak dijangkau manusia biasa. Klaim tersebut bisa benar atau bohong. Meski demikian, umat tetap dilarang mempercayainya.
Larangan tersebut ditegaskan dalam hadis Nabi Muhammad saw:
“مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَىْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً”
Artikel Terkait
Heboh! Dukun Kenalan Min Heejin Menghilang dari Tempat Usaha dan Susah Dihubungi, Penghuni Baru Konfirmasi Hal ini...
Bukan Pergi ke Dukun! Amalan Mengembalikan Barang yang Hilang dari Kyai Ma'shum Ahmad Lasem, Mudah Dihafal
Heboh! Beginilah Isi Video Mina Eks AOA yang Tampak Berkonsultasi Bersama Dukun dan Mengungkit Masalah Lamanya dengan Jimin
Kocak, Niat Live Streaming Nunggu Santet Dukun, YouTuber Ferry Irwandi Malah Dapat Sawer Rp36 Juta
Bagaimana Perjalanan Karir dan Kekayaan Ferry Irwandi ? Inilah Konten Kreator yang Bikin Gempar karena Tantang Dukun Santet