Kamis, 4 Juni 2026

Dibaca Setiap Malam, Ini Ijazah Amalan Habib Luthfi bin Yahya untuk Anak agar Taat Orang Tua

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 19 Januari 2026 | 05:00 WIB
Ilustrasi amalan ijazah dari Habib Luthfi bin Yahya. (Pexels/mohammad ramezani)
Ilustrasi amalan ijazah dari Habib Luthfi bin Yahya. (Pexels/mohammad ramezani)

SketsaNusantara.id - Amalan sholawat menjadi bagian penting dalam tradisi keislaman masyarakat Indonesia.

Banyak ulama memberikan ijazah amalan dengan tujuan tertentu. Salah satunya berkaitan dengan doa untuk anak-anak.

Habib Luthfi bin Yahya dikenal luas sebagai ulama yang memberikan bimbingan spiritual. Sejumlah amalan beliau diamalkan oleh masyarakat. Amalan tersebut disampaikan secara sederhana dan mudah dilakukan.

Baca Juga: Doa Khusus Malam Isra Mi'raj 27 Rajab dengan Bahasa Arab, Latin dan Artinya, Dilengkapi 4 Amalan Penting

Salah satu ijazah amalan yang dikenal adalah pembacaan sholawat. Amalan ini diniatkan khusus untuk anak-anak. Tujuannya berkaitan dengan derajat dan ketaatan kepada orang tua.

Dalam ijazah tersebut, sholawat dibaca sebanyak 300 kali. Amalan ini dilakukan secara rutin setiap malam. Niat pembacaan diarahkan secara khusus kepada anak-anak.

Dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @juminah7345, bacaan sholawat yang diamalkan berbunyi, “صَلَّى اللَّهُ عَلَى مُحَمَّدٍ”. Bacaan ini merupakan sholawat singkat kepada Nabi Muhammad. Lafaz tersebut umum dikenal dalam tradisi Islam.

Baca Juga: Amalan Rumah Aman dari Maling dan Diberi Rezeki, Wirid Ijazah dari Abah Guru Sekumpul

Bacaan tersebut dilengkapi dengan lafal latin. Penulisan latinnya adalah Shollallahu ‘ala Muhammad. Bacaan ini memudahkan pelafalan bagi yang belum terbiasa membaca huruf Arab.

Terjemahan dari bacaan tersebut adalah 'semoga Allah melimpahkan shalawat kepada Nabi Muhammad'. Makna ini menjadi inti dari doa yang dipanjatkan. Sholawat dipahami sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah.

Amalan ini dianjurkan dibaca pada malam hari. Waktu malam dipilih sebagai waktu yang tenang dan khusyuk. Pembacaan dilakukan dengan kesadaran penuh dan niat yang jelas.

Niat utama amalan ini diarahkan kepada anak-anak. Niat tersebut berkaitan dengan harapan peningkatan derajat. Selain itu, niat juga diarahkan pada ketaatan anak kepada orang tua.

Dalam ijazah amalan tersebut disampaikan, “supaya anak-anak kita diangkat derajatnya dan taat kepada orang tua baca sholawat 300 kali”. Kalimat ini menjadi penegasan tujuan amalan. Pesan tersebut disampaikan secara langsung dan sederhana.

Pembacaan sholawat dilakukan secara konsisten setiap malam. Tidak disebutkan batas waktu tertentu dalam pengamalannya. Konsistensi menjadi bagian penting dari pelaksanaan amalan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @juminah7345

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X