Minggu, 19 Juli 2026

Jangan Kaget jika Doa Tak Didengar, Bisa Jadi Kamu Belum Ikhlas Melakukan Hal ini

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 1 November 2025 | 05:00 WIB
Ilustrasi, amalan yang harus dilakukan agar doa terkabul. (Pexels/Alena Darmel)
Ilustrasi, amalan yang harus dilakukan agar doa terkabul. (Pexels/Alena Darmel)

SketsaNusantara.id - Banyak orang merasa sudah bekerja keras, rajin berdoa, dan tetap tak juga melihat perubahan dalam hidupnya.

Rezeki terasa macet, doa seolah tak menembus langit. Namun, pernahkah kita menengok ke dalam diri, bukan ke luar?

Barangkali bukan karena takdir yang buruk, melainkan hati yang masih menyimpan luka.

Baca Juga: Saat Orang Pingsan, Jangan Panik! Bacalah Doa dari Abah Guru Sekumpul dan Tiupkan ke Air, Begini Penjelasan dan Maknanya

Dalam banyak ajaran dan nasihat kehidupan, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yakno peran keikhlasan dalam membuka pintu rezeki.

Hati yang lapang ternyata bisa jadi kunci terbukanya berbagai kemudahan. Sebaliknya, hati yang gelap oleh dendam dan sakit hati bisa menjadi penghalang bagi datangnya berkah.

Dikutip dari unggahan akun Instagram @juminah7345, Abah Guru Sekumpul menyatakan, “Yang membuat rezeki seret susah adalah sakit hati, tidak memaafkan kesalahan orang lain. Maafkan saja kesalahan orang lain kepada kita, agar apa? Agar doa kita mudah terkabul dan hajat kita tercapai.”

Baca Juga: Momen Haru Deddy Corbuzier Minta Doa untuk Azka, Habib Umar Balas dengan Kata-Kata Penuh Makna

Kalimat tersebut seolah sederhana, tapi maknanya dalam. Ia menyinggung hal yang sering kita abaikan, yakni beban batin bisa menutup jalan kebaikan.

Hati yang Menyimpan Luka, Rezeki yang Tak Mengalir

Rasa sakit hati adalah bagian dari pengalaman manusia. Namun, saat dibiarkan berlarut-larut, ia tumbuh menjadi penghalang yang tak kasat mata. Banyak orang mungkin tak sadar bahwa energi negatif dari rasa dendam dan tidak memaafkan bisa memengaruhi cara berpikir, bersikap, bahkan berinteraksi dengan sesama.

Seseorang yang hatinya penuh amarah cenderung sulit merasa tenang. Ia cepat tersinggung, mudah curiga, dan sulit percaya pada orang lain.

Dalam kondisi seperti itu, semangat kerja menurun, hubungan sosial memburuk, dan peluang rezeki pun perlahan menjauh.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @juminah7345

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X