Kamis, 4 Juni 2026

Jangan Terlewat! Ustadz Abdul Somad Jelaskan Keistimewaan Hari Jumat, Ungkap 40 Titik Mustajab untuk Berdoa

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Jumat, 3 Oktober 2025 | 06:00 WIB
Ilustrasi keistimewaan hari Jumat menurut Ustadz Abdul Somad (Pexels/Andreea Ch)
Ilustrasi keistimewaan hari Jumat menurut Ustadz Abdul Somad (Pexels/Andreea Ch)

SketsaNusantara.id – Hari Jumat kembali ditegaskan sebagai hari yang penuh berkah oleh Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam salah satu ceramahnya. Ulama kondang yang dikenal dengan gaya dakwah lugas dan penuh humor itu menyebut Jumat bukan sekadar hari ibadah mingguan, melainkan Sayyidul Ayyam atau penghulu segala hari.

Menurut UAS, keutamaan hari Jumat adalah karunia khusus yang diberikan Allah hanya kepada Rasulullah SAW dan umat Islam. Umat-umat Nabi terdahulu tidak mendapatkan anugerah keistimewaan yang sama. Karena itu, amalan di hari Jumat sangat dianjurkan untuk diperbanyak, termasuk melaksanakan salat Jumat tepat waktu dengan meninggalkan segala bentuk urusan duniawi.

UAS mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-Jumu’ah ayat 9, Wahai orang-orang yang beriman, apabila (seruan) untuk melaksanakan salat pada hari Jumat telah dikumandangkan, segeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

Baca Juga: Khutbah Jumat NU Tema Hari TNI 5 Oktober 2025, Pesan Moral Tentara Rakyat, Ulama, dan Cinta Tanah Air dalam Islam

Dalam ceramahnya yang viral di media sosial, UAS menyebutkan bahwa hari Jumat memiliki banyak titik mustajab doa, bahkan mencapai 40 titik. Setiap muslim dianjurkan untuk memanfaatkan momen tersebut.

“Hari Jumat waktu yang afdhol, banyak titik. Ada 40 titik doa terkabulkan pada hari Jumat,” ungkap UAS, dilansir SketsaNusantara.id dari TikTok @ikram362.

Beberapa waktu yang disebut mustajab menurut UAS antara lain:

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat NU 20 Juni 2025 dengan Tema Menyambut Tahun Baru Hijriyah 1447 H

1. Saat duduk di antara dua khutbah salat Jumat.

2. Waktu antara adzan dan iqamah.

3. Setelah selesai menunaikan salat Jumat.

4. Setelah salat Ashar hingga menjelang matahari terbenam.

UAS menambahkan, apabila seorang muslim tidak berhasil memanfaatkan titik-titik doa tersebut, masih ada kesempatan di penghujung hari menjelang matahari tenggelam.

Baca Juga: Ustadz Ammi Jelaskan Hukum Sholat Jumat saat Idul Adha: Siapa Wajib, Siapa Dapat Keringanan?

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X