SketsaNusantara - Bulan Muharram termasuk dalam asyhurul hurum (bulan-bulan yang dimuliakan dalam Islam). Di dalamnya terdapat hari Asyura, yang memiliki kedudukan istimewa.
Asyura berasal dari kata asyarah (sepuluh), merujuk pada tanggal 10 Muharram. Sebagian ulama menyebut nama ini digunakan karena hari tersebut diagungkan oleh umat terdahulu dan memiliki banyak keutamaan.
Hukum Puasa Asyura
Menurut penjelasan di NU Online, para ulama berpendapat bahwa puasa Asyura dulunya wajib, sebelum datangnya kewajiban puasa Ramadhan. Setelah itu, statusnya menjadi sunah muakkad (sangat dianjurkan).
Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani menguatkan bahwa pendapat yang menyatakan puasa ini dulunya sunah biasa adalah lemah.
Keutamaan Puasa Asyura
Mengutip dari Rumaysho.com, berikut adalah keutamaan puasa Asyura berdasarkan hadis-hadis shahih:
1. Puasa Terbaik Setelah Ramadhan
“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram.” (HR. Muslim no. 1163)
Bulan Muharram bahkan disebut sebagai Syahrullah(bulannya Allah), menunjukkan kemuliaannya. Menurut Imam Nawawi seluruh bulan Muharram dianjurkan untuk berpuasa, dan hari Asyura termasuk di dalamnya.
2. Menghapus Dosa Setahun yang Lalu
Artikel Terkait
Kapan Puasa 1 Muharram 1447 H? Inilah Keutamaan Ibadah Puasa Menyambut Tahun Baru Islam dan Jadwal Pelaksanaannya Seperti yang Dianjurkan Rasululllah
Puasa Asyura 1447 H atau 2025 Kapan? Catat Bacaan Niat Tulisan Arab, Latin, hingga Artinya untuk Tunaikan Amalan Sunnah Muharram
Puasa Tasua 2025 Kapan? Ini Bacaan Niat Puasa Sunnah 9 Muharram 1447 H Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
Mengapa Ada Puasa Tasua? Makna di Balik Puasa Sunnah 9 Muharram atau Sehari Sebelum Puasa Asyura bagi Umat Islam
Bolehkah Puasa Asyuro Diqadha? Begini Penjelasan Ulama tentang Puasa 10 Muharram, Buya Yahya: Makanya Ikut Pendapat...