Kamis, 4 Juni 2026

Mengapa Jenderal Soedirman Selalu Wudhu meski Belum Waktu Sholat? Ini Keutamaan yang Perlu Diketahui Umat Islam

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 10 April 2025 | 06:00 WIB
Manfaat menjaga wudhu seperti yang dilakukan Panglima Besar Jenderal Soedirman. (TVMU)
Manfaat menjaga wudhu seperti yang dilakukan Panglima Besar Jenderal Soedirman. (TVMU)

SketsaNusantara.id - Jenderal Soedirman tak hanya dikenang sebagai panglima perang yang gagah berani.

Di balik tubuhnya yang rapuh karena sakit, tersimpan kekuatan spiritual luar biasa. Ia dikenal sebagai pribadi yang sangat menjaga hubungan dengan Allah, bahkan hingga detail terkecil dalam ibadah, yakni menjaga kesucian alias wudhu.

Meski belum masuk waktu sholat, Jenderal Soedirman tetap menjaga wudhunya. Kebiasaan tersebut bukan sekadar rutinitas, tapi cerminan dari betapa dalamnya pemahamannya tentang arti kesucian dalam Islam.

Baca Juga: Sosok Jenderal Besar Soedirman, Perjuangan yang Mengantarkannya hingga Dianugerahi Bintang 5! Hanya Ada 3 di Indonesia?

Dari sejumlah literatur tentang sosok panglima besar ini, setidaknya ada 3 teladan utama dari Jenderal Soedirman dalam hal ibadah.

Pertama, ia selalu menjaga kesucian diri dengan wudhu.

Kedua, ketika wudhunya batal, ia akan segera mengulangi wudhu meskipun belum masuk waktu shalat.

Baca Juga: Luar Biasa! Ternyata Begini Sisi Menarik Panglima Besar Jenderal Sudirman yang Taat Beragama

Ketiga, saat adzan berkumandang, ia langsung menunaikan shalat tanpa menunda.

Semangat menjaga wudhu ini sejalan dengan ajaran Rasulullah SAW. Dalam banyak hadis, keutamaan berwudhu ditegaskan sebagai bentuk kesiapan spiritual seorang muslim.

Dalam sebuah riwayat dari Thabrani yang dilansir dari NU.or.id, Rasulullah bersabda bahwa jika seseorang menjaga salat dan wudhunya, maka sholat itu sendiri akan menjadi saksi dan pemberi syafaat di hari kiamat.

Baca Juga: Romantis Namun Memilukan, Inilah Kisah Cinta Luar Biasa Jenderal Sudirman dan Istrinya Siti Alfiah

Lebih dari sekadar bersuci fisik, wudhu adalah proses penyucian jiwa. Umat Islam diajarkan untuk senantiasa menjaga kesucian diri sebagai bentuk kesiapan dalam beribadah kapan pun.

Bahkan saat hendak tidur pun, Rasulullah SAW menganjurkan agar berwudhu terlebih dahulu.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: nu.or.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X