Kamis, 4 Juni 2026

Bagaimana Hukumnya Jalankan Ibadah Umroh secara Transaksional untuk Tujuan Tertentu dan Niat Bukan Karena Allah SWT? Begini Penjelasan Habib Jafar

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 4 April 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi - Melaksanakan ibadah umroh secara transaksional hanya ingin meminta imbalan tertentu tanpa sadar niat beribadah bukan karena Allah SWT, bagaimana hukumnya? (Pexels/Ghasiq Anjum)
Ilustrasi - Melaksanakan ibadah umroh secara transaksional hanya ingin meminta imbalan tertentu tanpa sadar niat beribadah bukan karena Allah SWT, bagaimana hukumnya? (Pexels/Ghasiq Anjum)

Habib Jafar menyebut hal yang dirasakan Donne itu lumrah dan bisa dirasakan siapa saja. Bahkan, niatan umroh karena ada maksud tertentu ternyata masih diperbolehkan asalkan mengutamakan ibadah terlebih dahulu.

"Boleh asalkan kamu umroh dulu menuaikan secaa tuntas ibadahmu ke tanah suci baru ke Manchaster Inggris itu gak masalah, jadinya kaya ada yang memotivasi kan," jawab Habib Jafar dikutip SketsaNusantara.id dari video podcast Log In yang diunggah di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada hari Jumat, 21 Maret 2025.

Lebih lanjut, Habib Jafar mengungkapkan bahwa Allah SWT yang Maha Pengasih dan Penyayang, selalu memberikan hadiah kepada hamba-hambanya yang mau mendekat pada-Nya seperti yang tercatat pada hadits Bukhari dan Muslim.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengejutkan Ivan Gunawan Ingin Belajar Bahasa Arab Setelah Pulang Umroh

 

"Ada hadits Qudsi yang mengatakan, 'Wahai Hamba-Ku apabila kau mendekati-Ku dengan berjalan, maka aku akan mendekatinya dengan berlari," kata Habib Jafar.

"Dan Aku malu apabila tidak memberimu sesuatu jika kau datang, mintalah sesuatu akan kukasih, setelah itu meskipun kamu pergi menjauh, aku akan selalu sabar menunggumu datang kembali lagi," tuturnya.

Habib Jafar menyebut masalah transaksional dalam ibadah umroh ini menjadi tantangan tersendiri. Banyak orang yang awalnya datang ke tanah suci karena kekagumannya terhadap Ka'bah.

Namun, jika umroh dilakukan berulang kali akan terasa biasa saja karena sudah terlalu sering melihat Ka'bah.

Kendati demikian, menjaga niatan untuk melaksanakan umroh karena Allah SWT memang harus dilakukan dengan penuh kesadaran.

Meskipun ada maksud tertentu atau dilakukan secara transaksional pun tidak masalah karena Allah SWT sendiri pernah menjanjikan sebelumnya.

"Jadi nggak apa-apa sebenarnya ibadah ini dilakukan secara transaksional karena Allah SWT sudah menjanjikan hadiah itu, ibaratnya kita sholat karena ingin masuk surga itu kan transaksional," tutur Habib Jafar.

"Dan transaksional ini diperbolehkan oleh Tuhan sebagaimana Allah SWT bilang bahwa beribadahlah pada-Ku maka aku akan berikan surga," imbuhnya.

"Tetapi jika dalam level tertinggi setajinya ibadah itu adalah bentuk syukur kita pada Tuhan, karena Allah SWT. Karena kalau kamu sudah dapat Tuhan maka kamu akan dapat segala sesuatu yang kamu inginkan tanpa kamu minta sekalipun," pungkas Habib Jafar.

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube Deddy Corbuzier

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X