Buya Yahya juga menjelaskan, sikap suka mencela makanan merupakan tanda seseorang yang tidak pernah bersyukur.
“Mencela makanan adalah tanda orang yang tidak pernah bersyukur kepada Allah SWT,” imbuhnya.
Buya pun menghimbau untuk senantiasa menyanjung makanan sebagai bentuk rasa syukur kepada nikmat dan karunia yang Allah berikan.
“Jangan sampai dengan apa yang Allah berikan, makanan adalah kaurnia, jangan kita menghina karunia Allah,” tegasnya.
Menghina makanan juga terrmasuk mencela dan merendahkan karunia Allah yang dapat mengundang murka-Nya.
Begitu juga dengan Nabi Muhammad SAW yang dalam hadist riwayat Abu Hurairah, tidak pernah mencaci makanan sama sekali.
“Rasullah SAW mengajarkan, nggak cocok ya diam, jangan dimakan,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Nuzulul Quran 2025 Kapan? Ini 3 Keutamaan Peristiwa 17 Ramadhan: Rasulullah SAW Menerima Wahyu, Umat Islam Dianjurkan...
Keutamaan Sholat Tarawih Malam 11 Sampai 20 Ramadhan: Peroleh Fadhilah Saat Kiamat hingga Allah Angkat Derajat di Surga
Aaliyah Massaid Panen Kritikan Usai Dinilai Mencela Makanan di Rumah Aurel, Ternyata Begini Adab Bertamu dalam Islam
Jangan Asal Nyinyir! Tidak Semua Orang Bisa Tarawih di Masjid, Ini Nasihat Gus Baha
Bangun Tidur Jangan Cuma Rebahan! Coba Doa dan Amalan Pagi dari Wali Songo
Saaih Halilintar Tuai Perdebatan Usai Kumandangkan Adzan di Hari Pertama Menempati Rumah Baru, Bagaimana Hukumnya Menurut Syariat Islam?
4 Amalan Wanita Haid di Malam Lailatul Qadar, Tetap Bisa Mendapat Pahala Bulan Ramadhan Walaupun Tidak Puasa dan Sholat