SketsaNusantara.id - Bulan Ramadhan selalu identik dengan berbagai ibadah, salah satunya adalah sahur.
Sahur bukan hanya sekadar makan sebelum berpuasa, tetapi juga merupakan sunnah yang dianjurkan dalam Islam.
Waktu ini dipenuhi dengan keberkahan dan menjadi kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah. Rasulullah SAW menegaskan bahwa sahur membawa banyak manfaat, baik secara spiritual maupun fisik.
Kata "sahur" sendiri berasal dari bahasa Arab, yaitu sahar, yang berarti waktu akhir malam menjelang subuh. Dengan kata lain, sahur bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk kasih sayang Islam bagi umatnya agar lebih kuat dalam menjalankan puasa.
Meskipun hukum sahur adalah sunnah, banyak keutamaan yang terkandung di dalamnya.
Selain sebagai sumber energi untuk menjalani puasa, sahur juga menjadi waktu yang sangat utama untuk beribadah.
Salah satu tujuan utama sahur adalah memberikan tenaga bagi tubuh saat berpuasa.
Bayangkan jika seseorang harus beraktivitas sepanjang hari tanpa makan sahur, tentu tubuhnya akan lebih cepat lemas. Apalagi bagi mereka yang tidak terbiasa melakukan puasa sunnah di luar Ramadhan, kondisi ini bisa menjadi tantangan berat.
Islam sebagai agama yang penuh rahmat sangat memperhatikan kebutuhan fisik pemeluknya. Dengan sahur, tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang cukup sebelum menjalani puasa seharian.
Oleh karena itu, dianjurkan untuk memilih makanan bergizi agar energi tetap stabil sepanjang hari.
Selain manfaat fisik, sahur juga memiliki keutamaan spiritual yang besar. Waktu sahur termasuk dalam sepertiga malam terakhir, yang dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa.
Artikel Terkait
Jangan Ketinggalan! 3 Sinetron Religi Legendaris Ini Siap Menemani Puasa Ramadhan 2025
12 Twibbon Marhaban Ya Ramadhan 1446 H untuk Ucapan Sambut Bulan Puasa 2025, Download dan Pasang Bingkai Islami Kekinian
Boyong Anak ke Mekkah, Windy Wulandari Berangkat Umroh Sebelum Puasa Ramadhan 2025: Mohon Maaf Lahir Batin...
Amalan agar Tidak Haus saat Puasa Ramadhan: Ijazah Abah Guru Sekumpul
5 Tips Penting Menyambut Puasa Ramadhan 2025: Persiapan Fisik, Mental, dan Ibadah Maksimal