Sejumlah warganet bahkan mengkritik pedas Prabowo yang dinilai seperti 'Badut' bahkan dianggap tak bisa mengontrol emosi menanggapi kritikan dari masyarakat karena menilai tindakannya itu selama ini sudah benar.
Ada pula warganet yang menyebut sikap Prabowo wajar karena sudah masuk lansia yang sifatnya kembali lagi layaknya jadi anak-anak.
"Begini jadinya punya presiden yang kontrol emosinya buruk alias tantruman. Hari-hari cuma ceriwis dari podium ke podium. Citra sebagai pembaca buku sama sekali tidak tercermin dari perilakunya. Murni badut!" komentar Denis Malhotra melalui akun X @denismalhotra.
"Orang yang sudah masuk usia lansia memang akan berlaku seperti anak-anak. Sangat mengecewakan lansia yang perkataannya buruk saat menanggapi kritik satu ini dipilih oleh orang-orang muda dengan jargon Ndasmu yang dipuja-puja penggemarnya, padahal Publik Speakingnya buruk banget!," komentar akun @lilgKwennz.
Warganet pun ikut membandingkan publik speaking Prabowo dengan Presiden RI terdahulu seperti Soekarno hingga Gusdur. Bahkan Pak Kholid nelayan viral asal Banten punya public speaking yang dinilai lebih baik dari Prabowo.
"Setiap Pemimpin Punya kata2nya yang selalu dikenang. SUKARNO: Beri aku 10 pemuda, niscaya akn kuguncangkan dunia. MEGAWATI: Berdirilah tegak kaum perempuan tiang NKRI. GUSDUR: Perbedaan itu fitrah & ia hrus diletakkn dlm prinsip kemanusiaan universal. PRABOWO: Ndasmu!" komentar akun @AirinzDatangLagi.
"Presiden cuma bisa bilang Ndasmu, kok masih lebih bagus publik speaking Pak Kholid lah, nelayan asal Banten yang perkataannya lebih cerdas dibandingkan wapres anaknya Mulyono," komentar @steph3nvegel.
Gaya bicara Prabowo bukan yang pertama kalinya jadi perbincangan publik. Pada pemilu tahun 2024 lalu, Prabowo juga kerap mendapat kritik, namun Ketum Partai Gerindra itu mengatakan bahwa gaya bicaranya memang apa adanya dan terbilang keras mengingat riwayatnya sebagai mantan prajurit.
"Memang, saya akui saya kurang pandai bicara. Ada yang bilang ngomong ke saya, 'Prabowo hati-hati bicaranya, jangan emosi, nanti terpancing, bicaranya harus sopan-sopan'," tutur Prabowo Subianto pada bulan Januari 2024 lalu.
"Saya memang dari dulu bicaranya apa adanya. Daripada saya bicara seperti politisi atau akademisi pinter teori tapi salah. Prabowo kan bekas prajurit jadi bahasanya biasa seperti itu," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini