SketsaNusantara.id - Kebijakan efisiensi anggaran yang baru diterapkan Presiden Prabowo Subianto menuai pro dan kontra.
Pasalnya efisiensi ini tak hanya berdampak pada institusi pemerintah, namun juga rakyat.
Salah satunya seorang penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) yang mencurahkan isi hatinya akibat dampak dari efisiensi anggaran ini.
Dilansir SketsaNusantara.id elalui sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @kelitik.info, seorang penyiar radio tersebut menyampaikan keluh kesahnya atas adanya efisiensi anggaran yang ia rasakan.
"Bapak, kita tahu bahwa efisiensi anggaran yang Bapak lakukan hari ini untuk menunjang agar program-program Bapak dapat berjalan dengan baik, seperti makanan gratis untuk anak-anak," katanya.
Ia paham akan tujuan Prabowo melakukan efisiensi tersebut, namun ia berharap sang Presiden dapat memikirkan ulang dampaknya.
Baca Juga: Kocak! 5 Komentar Netizen Soal Mayor Teddy Tegur Paspampres Payungi Prabowo, Bikin Ngakak!
Penyiar tersebut juga mengatakan jika program makan gratis yang dijanjikan Prabowo ini berhasil dijalankan pun, bisa menimbulkan masalah yang lain dari efisiensi anggaran yang diberlakukan.
"Ketika mereka kembali ke rumah, mereka dapati orang tua mereka tidak bisa memberi makan siang dan makan malam yang layak,"
"karena ternyata orang tua mereka harus di-PHK, harus dirumahkan, karena efisiensi yang telah bapak lakukan," ucapnya sembari terisak.
Ia lantas menanyakan bukti cinta Prabowo kepada rakyatnya jika hal tersebut terjadi.
"Lalu, menurut bapak, di mana letak yang bapak bilang bahwa bapak mencintai rakyat bapak?," tanyanya.
Artikel Terkait
Prabowo Beri Sinyal Reshuffle Meski Akui Ada Perlawanan, Presiden Tetap Warning: Siapa yang Bandel dan yang Ndablek
Prabowo Tegaskan Akan Singkirkan Bawahan yang 'Ndablek', Inilah Daftar 10 Menteri Rapor Merah dan Hijau, yang Merah Akan Di-reshuffle?
Beda dari Rezim Jokowi, Prabowo Bakal Bebaskan Penghina Pejabat Negara, Rocky Gerung: Selamat Datang Demokrasi
Sinyal Revisi UU ITE di Era Prabowo, Rocky Gerung: HAM Harus Jadi Paradigma dalam Kebijakan Presiden
Efisiensi Anggaran Prabowo Subianto vs Donald Trump, Aktivis Dandhy Laksono: di Indonesia Semua Dipangkas Kecuali...