SketsaNusantara.id - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini mengundang Najwa Shihab ke rumahnya yang berada di Surakarta, Jawa Tengah.
Perbincangan Najwa Shihab ini merupakan wawancara pertama Jokowi setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai Presiden RI sejak 20 Oktober 2024 lalu.
Dalam wawancara yang diunggah di akun Instagram Najwa Shihab, Presiden ke-7 RI itu menjawab berbagai pertanyaan terkait banyak hal sesuai dengan kondisi yang terjadi saat ini.
Salah satu yang menarik perhatian adalah pertanyaan Najwa Shihab soal seruan "Adili Jokowi" yang belakangan ini ramai digaungkan di media sosial dan disuarakan di berbagai wilayah.
"Pak Jokowi belakangan ini ada suara-suara 'Adili Jokowi' muncul di media sosial lalu juga ditulis di tembok-tembok di berbagai wilayah kemarin juga ditemukan ada di Solo, Bapak melihatnya bagaimana?" tanya Najwa dalam cuplikan wawancara yang diunggah akun Instagram @najwashihab pada hari Rabu, 11 Februari 2025.
Jokowi menjawab pertanyaan tersebut dengan santai. Menurutnya, seruan terkait 'Adili Jokowi' dianggap sebagai ekspresi masyarakat atau pihak tertentu yang "gagal move on" karena kalah Pilpres (pemilihan Presiden) di Pemilu 2024 lalu.
Namun, yang menarik perhatian adalah Jokowi tampak terbata-bata dan seolah seperti kehabisan kata-kata saat menjawab pertanyaan tersebut dari Najwa Shihab.
"Ya itu kan ungkapan ekspresi, dan itu bisa macem-macem. Ekspresi (masyarakat) karena kalah di Pilpres, bisa. Ekspresi karena kejengkelan terhadap sesuatu, bisa," jawabnya.
"Ya bisa saja kan (ada operasi dari pihak tertentu), masih ada yang belum move on, sehingga... berusaha... mendoktrin, kalau saya sudah bisa," pungkasnya dengan kata terbata-bata diselingi senyun dan tawa kecil.
Jawaban Jokowi mencuri perhatian publik hingga ramai jadi gunjingan warganet di media sosial. Mantan Wali Kota Solo itu bahkan sempat jadi trending topic di media sosial X (dulu Twitter).