SketsaNusantara.id- Rohim (35), warga Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Jember tertangkap saat melangsungkan aksinya mencuri motor petani. Ia pun akhirnya dimassa oleh warga.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 11 Februari 2025 tepatnya pada pukul 09:20 WIB.
Kapolsek Wuluhan, Iptu Handoko Dardak mengatakan bahwa pelaku beraksi di area persawahan Grobyog, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan (perbatasan Kecamatan Wuluhan-Ambulu).
Baca Juga: Unik dan Humanis! Polisi di Jember Bagi-Bagi Jas Hujan Saat Operasi Keselamatan Semeru 2025
Sedangkan korbannya merupakan seorang petani yang sedang memupuk padi sejak pukul 06:00 WIB.
“Korban merupakan seorang petani yang sedang memupuk padi di sawah sebelah selatan jalan utama Wuluhan-Ambul dan motornya pada pukul 06:00 WIB parkir dengan jarak kurang lebih 100 meter,” katanya saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Selasa 11 Februari 2025.
Handoko menyampaikan bahwa pada jam 09:15 WIB, pelaku datang dengan jumlah dua orang. Mereka menggunakan motor Beat warna hitam kombinasi putih.
Baca Juga: Tanggapan BKPSDM Jember Terkait Gaji Pegawai Non-ASN yang Belum Cair di Tahun Anggaran 2025
Salah satu pelaku bernama Rohim turun dari motor untuk mengambil motor Fit Box milik korban. Sementara pelaku yang satunya tetap menunggu sembari mengawasi aksi pencurian temannya.
“Pelaku datang berjumlah dua orang berboncengan mengendarai motor Beat. Salah satu pelaku turun dan mengambil motor milik korban,” ujarnya.
Sepeda motor milik korban sempat dinaiki Rohim dengan jarak kurang lebih 15 meter dari tempat awal motor itu parkir. Sementara itu, korban beserta saksi yang juga merupakan seorang petani mengetahui aksi pencurian tersebut.
Mereka langsung berlari untuk menghadang kedua pelaku. Karena kepergok, pelaku melepaskan motor korban dan ingin kabur dengan naik ke motor beat milik temannya.
“Sepeda motor korban sudah dinaiki sekitar kurang lebih 15 meter. Namun korban bersama saksi mengetahui aksi tersebut dan menghadang jalan kedua pelaku. Pelaku akhirnya melepaskan motor korban dan ingin kabur dengan bonceng ke temannya,” ucap Handoko.