Dari hasil rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Jember, diusulkan adanya penambahan armada untuk angkutan perintis tersebut.
Baca Juga: 5 Fraksi di DPRD Jember Telah Ajukan Usulan Pembentukan Pansus Tenaga Honorer Non ASN
Pasalnya, banyak masyarakat Jember yang berada di wilayah pinggiran sangat membutuhkan kendaraan ini untuk mobilisasi.
"Ini sangat membantu sekali, karena pergerakan masyarakat ke satu wilayah ke wilayah lain ini biayanya sangat mahal dan dengan angkutan perintis ini bisa membantu," jelasnya.
"Tadi memang disampaikan adanya wacana untuk penambahan jumlah armada, tetapi dalam penambahan armada ini masih membuthkan survei dan kajian analisis terlebih dahulu," pungasnya.
Dengan adanya wacana penambahan armada ini, potensi trayeknya perlu disesuaikan dengan mengeluarkan kajiannya.
"Harus ada kajian untuk penambahan armada ini, termasuk juga trayeknya dan memang harus dihitung jarak dan rute armadanya ke depan. Tetapi yang pasti ditempatkan di wilayah selatan Jember," tuturnya.
Terkait kapan akan beroperasi kembali layanan angkutan perintis ini, Dian mengaku masih belum mendapatkan informasi kapan pastinya.
"Kita masih belum dapat memastikan kapan angkutan perintis ini beroperasi kembali," tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini