"Pengemudi kaget mendengar klakson dan melihat lampu kereta yang semakin dekat. Dia mencoba membelokkan setir ke kiri untuk menghindar, tetapi jarak sudah terlalu dekat," ungkap Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarta.
Benturan keras tak terhindarkan, membuat bagian depan minibus hancur. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi pengemudi mengalami luka-luka dan trauma.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya sistem keamanan di perlintasan sebidang. Pemerintah dan PT KAI diharapkan lebih tegas dalam pengawasan, termasuk memastikan petugas yang berjaga menjalankan tugasnya dengan baik.
Diharapkan, kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama dalam meningkatkan disiplin dan tanggung jawab petugas perlintasan palang pintu kereta api.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini