SketsaNusantara.id – PC PMII Jombang menggelar acara "Movement Dicourse" Vol 5 dengan tema bertajuk "Inklusivitas dalam Aksi: Kepemimpinan Baru untuk Jombang Maju dan Sejahtera"
Diskusi yang dilaksanakan di Gedung Graha PMII Jombang pada Sabtu, 1 Februari 2025 ini menghadirkan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jombang, Subaidi, untuk membahas arah pembangunan daerah Kabupaten Jombang ke depan.
Dalam forum tersebut, Subaidi menegaskan bahwa kepemimpinan baru di Jombang harus mampu menjaga konsistensi antara visi, misi, dan realisasi programnya.
“Pertama, seorang bupati harus sesuai dengan visinya, dengan visi misi programnya, kemudian janji-janji politiknya dimuat dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) 2025-2026,” ungkap Subaidi saat sesi tanya jawab forum diskusi.
Ia kemudian menyoroti ketidakkonsistenan pemerintahan sebelumnya dalam menjalankan janji politik yang telah dituangkan dalam RPJM.
“Persoalannya adalah pemerintahan kemarin itu tidak konsisten dengan visi dan misinya yang termuat di RPJM. Contoh yang paling dirasakan oleh semua orang adalah janji tentang seragam sekolah gratis, yang hanya terealisasi selama dua tahun anggaran, selebihnya wassalam,” jelasnya.
Baca Juga: IKA PMII Banyuwangi Resmikan Graha Mahbub Djunaidi
Lebih lanjut, Subaidi mengajak kader-kader PMII Jombang untuk aktif dalam mengawal RPJM agar kebijakan yang dirancang benar-benar berjalan sesuai harapan masyarakat.
“Tugas pertama kalian (PMII Jombang) adalah tolong kawal RPJM itu. Nah, ini kita berbagi tugas. Mulai besok, setelah pelantikan, langsung berbicara,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengungkapkan fokus kebijakan kepemimpinan baru di bawah Warsubi, yang mengusung tagline "Satu Wirausaha di Satu Dusun".
Baca Juga: PMII Jatim: Persatuan Adalah Kunci Jatim Menuju Gerbang Baru Nusantara
Program ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jombang.