Minggu, 19 Juli 2026

IKA PMII Banyuwangi Resmikan Graha Mahbub Djunaidi

Photo Author
Abdul Rozik, Sketsa Nusantara
- Minggu, 29 Desember 2024 | 19:15 WIB
Potret peresmian Graha Mahbub Djunaidi oleh IKA PMII Banyuwangi (Dok. SketsaNusantara)
Potret peresmian Graha Mahbub Djunaidi oleh IKA PMII Banyuwangi (Dok. SketsaNusantara)

SketsaNusantara.id - Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Banyuwangi resmi melaunching Graha Mahbub Djunaidi, Minggu 29 Desember 2024.

Peresmian sekretariat PC IKA-PMII Banyuwangi ini dikemas dengan peringatan Haul Presiden Indonesia ke-4, KH. Abdurrahman Wahid atau Gusdur yang ke-15.

Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan IKA-PMII Jawa Timur Ahmad Nur Aminudin, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi Arsad, Anggota DPRD Jawa Timur Ma'mulah Harun, serta ratusan alumni pergerakan Bumi Blambangan.

Baca Juga: PMII Jatim: Persatuan Adalah Kunci Jatim Menuju Gerbang Baru Nusantara

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama untuk alm. Gusdur dan alm. Mahbub Djunaidi serta para pendiri PMII.

Selanjutnya, dilakukan penandatanganan prasasti Graha Mahbub Djunaidi oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Nyai Makmulah Harun.

Ketua PC IKA-PMII Banyuwangi, Agus Baidlowi mengaku bersyukur atas diresmikannya Graha Mahbub Djunaidi ini.

Baca Juga: Menakar Peran PMII dalam Kontestasi Pilkada Jember 2024

"Alhamdulillah hari ini sekretariat yang kita impikan sudah terwujud. Ini adalah buah perjuangan sahabat-sahabat semua," kata Agus dalam sambutannya.

Menurut Agus, pembangunan Graha Mahbub Djunaidi ini melalui proses yang cukup panjang.

"Gagasan memiliki sekretariat permanen ini sudah muncul sejak era Ketua IKA-PMII Banyuwangi sebelumnya sahabat Samsul 8 tahun yang lalu," ungkap Agus Baidlowi.

Baca Juga: Tragis ! Bocah Perempuan Berusia 7 Tahun Asal Banyuwangi Meninggal Diduga Setelah di Rudapaksa, Begini Kronologinya

Berangkat dari gagasan tersebut, para alumni akhirnya bersepakat untuk iuran minimal Rp10.000 perbulan.

"Dari sumbangan minimal Rp10.000 yang Istiqomah setiap bulan kita lakukan, kita bisa membeli tanah yang saat ini berdiri Graha Mahbub Djunaidi," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X