2. Tudingan Arogansi
Dikutip dari cuitan akun X @zanatul_91, dalam spanduk yang dipasang di pagar Gedung Kemendiktisaintek saat aksi tersebut berisi tudingan sikap arogansi Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Ia dituding sebagai menteri pemarah, suka main tampar hingga main pecat.
Satryo dengan tegas membantah tudingan dan menyangkal pernah melakukan aksi kekerasan seperti yang dituduhkan.
“Itu ttidak pernah ada sama sekali. Mereka juga menyampaikan minta maaf dengan ungkapan yang disamapaikan yang ternyata tidak berdasar sama sekali,” tuturnya lagi.
3. Bantahan Pemecatan ASN Dikti
Selain dituding arogan, Satryo juga dirumorkan memecat salah seorang pegawainya tanpa alasan yang jelas sebagaimana dikutip dari cuitan akun X @yearpanji
Satryo dikabarkan memecat secara tidak adik Neni Herlina yang merupakan salah satu tokoh aksi demo pegawai Dikti tersebut.
Anak mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Orde Baru ini juga membantah tuduhan tersebut.
“Tidak ada yang diberhentikan sama sekali, itu yang jadi bahan pemberitaan, jadi yang ada adalah mereka yang saya pindah tempat, mutasi atau rotasi,” jelasnya.
4. Rekaman Suara
Sebelumnya, beredar pula video berisi rekaman suara Satryo Soemantri Brodjonegoro yang diduga memarahi anak buahnya hingga melempar barang karena hal sepele.