news

Cerita Sukses KlasterkuHidupku BRI: Petani Sayur di Isano Mbias Raih Kesejahteraan Baru

Senin, 20 Januari 2025 | 09:04 WIB
Kisah sukses Klaster Usaha dari BRI. (Dok. BRI)

SketsaNusantara.id - Apabila mendengar nama Isano Mbias, banyak orang mungkin belum mengenalnya.

Desa kecil ini terletak di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Dengan pesona alam yang asri, wilayah ini dikelilingi oleh hutan dan lahan pertanian subur yang menjadi tumpuan hidup warganya.

Mayoritas masyarakat Isano Mbias bekerja sebagai petani. Hasil utama mereka berasal dari pertanian hortikultura yang menghasilkan berbagai sayuran segar seperti daun bawang, cabai, tomat, dan sawi.

Baca Juga: Cak Imin Apresiasi Desa BRILiaN Ketapanrame, BRI Buktikan Desa Bisa Naik Kelas

Namun, untuk memaksimalkan potensi besar tersebut, diperlukan dukungan dan pembinaan yang tepat.

Salah satu inisiatif yang berhasil membawa perubahan nyata adalah program KlasterkuHidupku dari BRI. Melalui program ini, terbentuklah Klaster Usaha Barokah Sayur yang dipimpin oleh Fidayat Rahman.

Berawal pada tahun 2023, kelompok ini mendapat pendampingan intensif dari seorang Mantri BRI, Agustina Etiwory, atau yang akrab disapa Ina.

Baca Juga: BRI Kukuhkan Posisi Terdepan di Sustainable Finance dengan Obligasi Hijau

Fidayat mengisahkan, pendirian klaster ini dimulai dengan arahan dari Ina, yang membantu membentuk kelompok beranggotakan 10 orang.

Fokus utama mereka adalah meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani melalui kolaborasi dan pelatihan.

“Selain mengelola lahan masing-masing, kami rutin berkumpul untuk berdiskusi. Kami berbagi cara agar pertanian lebih maju dan hasilnya lebih baik,” ujar Fidayat.

Baca Juga: Setor Rp10,88 Triliun ke Negara, BRI Tunjukkan Konsistensi dalam Mendukung Program Pemerintah

Para anggota klaster menggunakan metode pertanian hortikultura yang modern. Produk mereka tidak hanya dipasarkan secara lokal, tetapi juga melalui pengepul yang membantu distribusi lebih luas.

Meski demikian, mereka masih menghadapi tantangan, seperti fluktuasi harga pasar dan serangan hama yang kerap mengurangi hasil panen.

Halaman:

Tags

Terkini