"Jangan kayak gini bu, saya dulu juga pernah sekolah, dia nangis loh bu, malu duduk di bawah, mamak belum punya duit sabar ya nak ya," ujar seorang wanita dalam video, dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan X akun @TukangBedah00, 11 Januari 2025.
Bu Haryati merupakan seorang wali kelas di SD Swasta Abdi Sukma, Kota Medan.
Murid yang dihukumnya duduk di lantai bernama Mahesya Iskandar saat ini duduk di kelas 4.
Mahesya Iskandar diminta untuk duduk di lantai sejak Senin, 6 Januari hingga 8 Januari 2025.
Selalu terjadi di dunia pendidikan tanah air, orang tua atau keluarga siswa yang ekoniminya tak stabil mendapadat perlakuan demikian.
Perlakuan oknum guru tersebut tentu akan memberikan dampak kepada sekolah anak didiknya.
Muncul dugaan kalau perlakuan oknum guru tersebut termasuk dalam kategori bullying.
Baca Juga: 17 Ribu Lebih Guru Ngaji, Guru Kitab dan Mudin Nikah Terima Honorarium Sebesar Rp1,5 Per Tahun
Sebab, mempermalukan siswa di hadapan teman-teman lainnya karena orang tuanya menunggak untuk bayar uang SPP.
Beragam reaksi netizen pun raai di media sosial X, mulai dari menyalahkan hingga menghujat sikap oknum guru di Medan tersebut.
Tak sepatutnya, hukuman dan perlakuan demikian dilakukan, sebab penunggakan pembayaran SPP sekolah bukan kesalahan murid atau siswa.
Kabarnya, oknum guru Bu Haryati telah mendatkan skorsing dari pihak sekolah karena karena telah menghukum muridnya tersebut.