Kamis, 4 Juni 2026

Kado Spesial di Hari Guru Nasional, Prabowo Subianto Resmi Naikan Gaji untuk Kesejahteraan Guru ASN dan Honorer

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Kamis, 28 November 2024 | 21:09 WIB
Hari Guru Nasional Jadi Momentum Bersejarah, Prabowo Subianto Janjikan Kesejahteraan Lebih Baik untuk Para Guru (Dok. Setpres RI)
Hari Guru Nasional Jadi Momentum Bersejarah, Prabowo Subianto Janjikan Kesejahteraan Lebih Baik untuk Para Guru (Dok. Setpres RI)

SketsaNusantara.id – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan kabar menggembirakan bagi guru-guru di seluruh Indonesia pada Puncak Hari Guru Nasional yang digelar di Velodrome, Jakarta.

Dalam pidatonya, Prabowo secara resmi mengumumkan kenaikan gaji bagi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan peningkatan tunjangan profesi untuk guru honorer non-ASN yang telah bersertifikasi. 

“Guru ASN akan mendapatkan tambahan kesejahteraan sebesar satu kali gaji pokok, dan tunjangan profesi guru non-ASN akan naik menjadi Rp 2 juta per bulan. Ini adalah langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan guru-guru kita,” ujar Prabowo di hadapan ribuan guru yang hadir.

Baca Juga: Semarak Pilkada Serentak 2024, Antusiasme Warga Sambut Prabowo Subianto Saat Nyoblos di TPS Bojong Koneng

Pernyataannya langsung disambut tepuk tangan meriah, mencerminkan rasa bahagia dan harapan besar dari para tenaga pendidik. 

Prabowo juga menyoroti pencapaian terkait sertifikasi guru. Pada 2025, sebanyak 64,4% guru akan bersertifikat pendidik, naik signifikan dengan tambahan 650 ribu guru bersertifikasi dibanding tahun 2024.

Untuk mendukung upaya ini, pemerintah akan menyediakan pendidikan profesi guru bagi guru ASN dan non-ASN yang telah memenuhi kualifikasi pendidikan D4 atau S1. 

Baca Juga: Prabowo Gunakan Hak Pilih di TPS 008, Ini Pesan Pentingnya untuk Pemimpin Terpilih

"Untuk guru yang belum mencapai kualifikasi tersebut, pemerintah akan memberikan bantuan pendidikan agar mereka dapat melanjutkan studi hingga memenuhi persyaratan," jelas Prabowo. 

Tidak hanya itu, Prabowo juga mengungkapkan rencana pemerintah untuk membantu guru non-ASN yang belum bersertifikasi melalui bantuan langsung tunai (cash transfer).

"Badan Pusat Statistik sedang melakukan pendataan untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran, termasuk nama dan alamat penerima manfaat," tambahnya. 

Baca Juga: Kunjungan Prabowo Subianto ke UEA Disambut Megah dengan Tradisi Berkuda dan Dentuman Meriam

Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperbaiki kualitas pendidikan nasional dengan mendukung kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan. 

Pengumuman ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para guru. Tidak hanya memberi harapan baru, kebijakan ini juga menjadi tanda apresiasi pemerintah terhadap peran penting guru dalam mencerdaskan bangsa.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X