news

Ramai Jadi Sorotan, Penemuan Sapi Hanyut akibat Banjir di Jember Bikin Geger Netizen Gara-Gara Warga Minta Tebusan Rp 10 Juta

Rabu, 25 Desember 2024 | 14:30 WIB
Ilustrasi - Penemuan sapi yang hanyut usai Jember dilanda banjir menuai perdebatan di media sosial, gegara warga minta tebusan 10 juta. (Pexels/Erik Ding)

Pasalnya, warga yang menemukan sapi ternyata meminta uang tebusan untuk mengembalikan hewan ternak itu pada pemilik aslinya.

Saat ditemukan, sapi tersebut diamankan oleh warga setempat. Namun, mereka meminta uang tebusan sebesar Rp10 juta untuk pengembalian sapi kepada pemiliknya.

Baca Juga: Pemprov Jatim Tak Bolehkan Pemkab Jember Laksanakan Program JPK Lagi, Ini Penjelasannya...

Permintaan ini memicu negosiasi yang panjang, dan akhirnya kedua belah pihak sepakat pada nominal Rp5 juta.

Pemilik sapi yang diketahui berasal dari keluarga kurang mampu merasa keberatan dengan jumlah tersebut, meskipun uang tebusan telah diturunkan setengahnya.

Sementara itu, warga yang menemukan sapi beralasan bahwa usaha mereka dalam menemukan dan mengamankan sapi itu layak dihargai.

Insiden ini menjadi viral setelah video kejadian, mulai dari sapi yang hanyut hingga proses penemuan, tersebar luas di media sosial.

Sebagian besar warganet menyayangkan permintaan tebusan tersebut, dengan alasan sapi adalah milik warga yang kehilangan karena keadaan darurat.

Namun, ada juga yang mendukung permintaan tebusan, menganggapnya sebagai penghargaan atas usaha warga menemukan sapi di lokasi yang cukup jauh.

"Aneh, sapi punyanya sendiri kan hilang ketimpa musibah banjir malah dimintai tebusan, gimana sih? apa gak kasihan? bantu yang ikhlas lah," komentar salah satu warganet.

"Gak niat nolong, gausah nolong pak, aku yakin pemiliknya pun pasti bakal ngasih imbalan sesuatu buat tanda terimakasih, klo diminta uang jutaan gitu malah kelihatan gak ikhlas nolongnya," imbuh warganet lainnya.

"Awalnya kasihan sama sapi dan apresiasi banget bapaknya mau menyelamatkan ke tempat aman, ujung-ujungnya bikin kesel, masa yang punya sapi malah suruh bayar??" timpal warganet lainnya.

Beberapa tokoh masyarakat setempat bahkan ikut turun tangan berupaya memediasi agar kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, hingga kini pemilik sapi masih berjuang untuk mengumpulkan uang tebusan yang disepakati.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini