Selain itu, ada sebanyak 60 jiwa lansia, 50 jiwa balita, 2 jiwa difabel dan 10 jiwa ibu hamil yang mendapatkan perhatian khusus.
“Ada balita, lansia, ibu hamil dan difabel yang kita lakukan evakuasi bersama tim gabungan menggunakan berahu karet,” ungkapnya.
Saat ini menurutnya, kebutuhan yang sangat mendesak yakni makanan siap makan dan dapur umum.
“Pasalnya, masyarakat membutuhkan makanan siap saji yang langsung dikonsumsi, kemudian membutuhkan dapur umum untuk masak,” terangnya.
Ia berharap, pemerintah daerah segera bentindak cepat agar masyarakat bisa mendapatkan bantuan segera, termasuk bagi yang belum dievakuasi.
“Jadi ada yang tak mau dievakuasi dari rumahnya, terutama bapak-bapak karena menjaga rumah, maka perlu kita suplai makanannya,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!