Selain itu, ada sebanyak 60 jiwa lansia, 50 jiwa balita, 2 jiwa difabel dan 10 jiwa ibu hamil yang mendapatkan perhatian khusus.
“Ada balita, lansia, ibu hamil dan difabel yang kita lakukan evakuasi bersama tim gabungan menggunakan berahu karet,” ungkapnya.
Saat ini menurutnya, kebutuhan yang sangat mendesak yakni makanan siap makan dan dapur umum.
“Pasalnya, masyarakat membutuhkan makanan siap saji yang langsung dikonsumsi, kemudian membutuhkan dapur umum untuk masak,” terangnya.
Ia berharap, pemerintah daerah segera bentindak cepat agar masyarakat bisa mendapatkan bantuan segera, termasuk bagi yang belum dievakuasi.
“Jadi ada yang tak mau dievakuasi dari rumahnya, terutama bapak-bapak karena menjaga rumah, maka perlu kita suplai makanannya,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Muncul Spanduk Bertuliskan 'Megawati Ketum Ilegal', Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus: Ada yang Ingin Acak-Acak Partai
Isi Surat Pemecatan Jokowi Dianggap Melanggar Sumpah Jabatan, Rocky Gerung: Pelanggar Konstitusi Konsekuensinya Pidana!
Heboh Rencana Kenaikan PPN 12 Persen, Kata-Kata Mutiara Mbak Ini Bikin Netizen Indonesia Meringis: Lanjutkan Sampai Nggak Makan
Selvi Ananda Terciduk Pakai Aksesoris Super Mahal, Jadi Sorotan di Tengah Kabar Kenaikan PPN 12 Persen, Netizen: Apa Hubungannya?
Singgung Pidato Presiden di Kairo, Mahfud MD Nilai Sikap Prabowo Subianto Soal Pemberantasan Korupsi Membingungkan
Bu Wapres Eksis dengan Perhiasan Mewah di Tengah Polemik Kenaikan PPN 12 Persen, Berapa Harga Gelang Selvi Ananda?