Prabowo menganggap, bukan menteri investasi yang cocok disandang Bahlil, melainkan menteri pembangunan desa tertinggal.
Saat bertemu sebelumnya, Prabowo sempat menanyakan latar belakang pendidikan Bahlil.
Mengaku khawatir Bahlil akan tersinggung, Prabowo cukup berhati-hati menanyakan latar belakang pendidikan pria asal Maluku tersebut.
"Pak Bahlil, Anda, ehm, pelan-pelan saya nanyanya, nggak enak tersinggung kan. Pak Bahlil, Anda lulus dari universitas mana," kata Prabowo lagi.
Saat itu sambung Prabowo, Bahlil mengaku universitas tempatnya menempuh pendidikan bahkan tidak ada di laman pencarian Google.
"Habis itu, Anda kalau ketemu investor-investor asing gimana?, ya kan, saya nggak mau tanya, Anda bahasa inggrisnya bagus nggak?," kata Prabowo yang langsung disambut tawa hadirin saat itu.
Mendapati pertanyaan dari Prabowo, Bahlil menegaskan tak merasa khawatir jika harus berkomunikasi dengan investor asing.
"Pak, nggak ada masalah kalau itu, itu pengusaha, pejabat dari Korea juga nggak bisa bahasa Inggris, dari Jepang juga nggak bisa bahasa Inggris, jadi saya punya 4 penerjemah," ungkap Prabowo menirukan ucapan Bahlil.
Di antaranya yaitu, bahasa Inggris, Jepang, Korea, dan Jerman.
Baca Juga: Pelaku Kekerasan Santri di Prambon yang Masih Teman Sekamar Korban Akhirnya Diamankan Polres Nganjuk
Di lain sisi, meski terang-terangan tidak piawai berbahasa asing, trik Bahlil yang memiliki 4 penerjemah sekaligus, disanjung Prabowo.
"Pinter juga orang ini saya bilang, ternyata saya lihat, boleh juga orang ini, " ucap Prabowo lagi.
Potongan video momen Prabowo meroasting Bahlil pun ramai jadi bahan pergunjingan di platform X.