Kamis, 4 Juni 2026

Sempat Menuai Pro Kontra, Universitas Indonesia Akhirnya Tangguhkan Gelar Doktor Bahlil Lahadalia, Ini Alasannya

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 13 November 2024 | 20:00 WIB
Potret Bahlil Lahadalia yang ditangguhkan gelar doktornya oleh UI karena ada masalah akademik  (Instagram/bahlillahadalia)
Potret Bahlil Lahadalia yang ditangguhkan gelar doktornya oleh UI karena ada masalah akademik (Instagram/bahlillahadalia)

SketsaNusantara.id - Universitas Indonesia (UI) baru-baru ini mengumumkan penangguhan kelulusan Gelar Doktor Bahlil Lahadalia yang sempat menjadi polemik di masyarakat.

Penangguhan gelar doktor Bahlil ini berdasarkan hasil rapat koordinasi empat organ UI sebagai upaya menjaga integritas dan tata kelola akademik yang berlandaskan transparansi serta keadilan.

Berdasarkan pers release yang disampaikan pihak kampus yang dikeluarkan Rektor UI pada hari Rabu, 13 November 2024, pihak kampus meminta maaf dan mengakui ada kekurangan yang bersumber dari UI sendiri.

Baca Juga: 4 Kontroversi Yahya Zaini: Pernah Terlibat Kasus dengan Pedangdut Maria Eva hingga Ditunjuk Bahlil jadi Ketua DPP Golkar 2024-2029

"UI meminta maaf kepada masyarakat terkait permasalahan BL (Bahlil Lahadalia) dan  telah melakukan evaluasi mendalam terhadap tata kelola penyelenggaraan Program Doktor (S3) di SKSG sebagai komitmen untuk menjaga integritas akademik maupun etika," tulis UI dalam pers release yang tersebar luas di media sosial.

Pihak kampus telah melakukan audit terhadap penyelenggaraan program doktor (S3) di SKSG termasuk pemenuhan persyaratan penerimaan mahasiswa, proses pembimbingan hingga syarat kelulusan dan pelaksanaan ujian.

Dalam pers release release tersebut juga disebutkan bahwa penangguhan gelar doktor Bahlil dilakukan berdasarkan Peraturan Rektor Nomor 26 Tahun 2022, yang akan diikuti oleh sidang etik untuk menetapkan keputusan akhir.

Baca Juga: Ditunjuk Bahlil Lahadalia Jadi Ketua DPP Golkar, Video Asusila Yahya Zaini dan Maria Eva Kembali Jadi Sorotan

Pihak UI dalam rilis resminya turut meminta maaf kepada masyarakat, mengakui adanya kekurangan internal yang turut berkontribusi pada permasalahan terkait kelulusan Bahlil Lahadalia.

UI juga berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola akademiknya agar dapat menjaga standar dan etika pendidikan tinggi, sesuai dengan ekspektasi masyarakat terhadap institusi akademik ternama di Indonesia ini.

"Langkah ini dilakukan dengan penuh komitmen untuk memastikan bahwa seluruh proses pendidikan di lingkungan UI berjalan sesuai aturan yang berlaku," ungkap UI.

Baca Juga: Tidak Ada Jokowi, Berikut 9 Nama Waketum Partai Golkar yang Ditunjuk Bahlil Lahadalia, Ada Mantan Napi Korupsi

"Dewan Guru Besar UI akan melakukan sidang etik terhadap potensi pelanggaran yang dilakukan dalam proses pembimbingan mahasiswa Program Doktor S3 di SKSG, untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan di UI dilakukan secara profesional dan bebas dari potensi konflik kepentingan," tandasnya.

"Keputusan ini diambil sebagai wujud tanggung jawab kami untuk meningkatkan tata kelola akademik yang lebih baik, transparan dan berlandaskan keadilan sehingga UI menjadi institusi pendidikan terpercaya berlandaskan 9 Nilai Universitas Indonesia," pungkas UI.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X