Tahun 2025, lanjutnya, ditargetkan buku kumpulan karya peserta bisa diterbitkan.
Dia berharap ke depan akan banyak guru yang produktif dalam menghasilkan karya. Ini karena guru adalah teladan bagi siswa dan masyarakat, termasuk di bidang literasi.
“Agar banyak pengalaman berharga yang bisa disebar dari pahlawan tanpa tanda jasa bernama guru,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!