Tahun 2025, lanjutnya, ditargetkan buku kumpulan karya peserta bisa diterbitkan.
Dia berharap ke depan akan banyak guru yang produktif dalam menghasilkan karya. Ini karena guru adalah teladan bagi siswa dan masyarakat, termasuk di bidang literasi.
“Agar banyak pengalaman berharga yang bisa disebar dari pahlawan tanpa tanda jasa bernama guru,” pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Cuma Gimmick? Heboh Pink Guard 'Squid Game' Nyelip di Pasar Pucung Raya Depok, Kejadian Tabrakan Tak Terduga Ramai Jadi Sorotan
Diadakan Tiap Tahun, Inilah Asal Mula Aksi 212 yang Digelar di Monas Jakarta: Berawal dari Gerakan Bela Islam hingga Jadi Reuni Akbar
Akui Masih Bertugas di Rusia, Begini Rekam Jejak Karier Mentereng Connie Bakrie di Bidang Keamanan dan Pemerintahan
Dituding Bela Agus Salim, Siapa Abraham Silaban? Profil Mediator yang Dihujat Usai Tepuk Tangan saat Teh Novi Walk Out
Menlu RI Sugiono Tuai Kritikan Tajam Usai Video Pidatonya Viral, Dianggap Gagap Bahasa Inggris! Netizen: Emang Gak Qualified
Ironis! Teganya Gus Miftah Mengolok-olok Penjual Minuman saat Berdakwah di Magelang, Adab Ulama Lainnya Ikut Tertawa Jadi Sorotan