Kamis, 4 Juni 2026

Diadakan Tiap Tahun, Inilah Asal Mula Aksi 212 yang Digelar di Monas Jakarta: Berawal dari Gerakan Bela Islam hingga Jadi Reuni Akbar

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 2 Desember 2024 | 21:15 WIB
Potret aksi 212 yang diselenggarakan di Monas Jakarta yang menjadi agenda tahunan dan menyatukan umat muslin dari seluruh Indonesia (Instagram/sweat.n.fun)
Potret aksi 212 yang diselenggarakan di Monas Jakarta yang menjadi agenda tahunan dan menyatukan umat muslin dari seluruh Indonesia (Instagram/sweat.n.fun)

SketsaNusantara.id - Tanggal 2 Desember kini menjadi agenda tahunan rutin dilakukan aksi 212.

Video aksi damai yang diselenggarakan di Monas, Jakarta ini pun tersebar luas di medsos dan ramai jadi sorotan publik.

Dalam video yang beredar, tampak keseluruhan peserta kompak mengenakan pakaian putih dan mengikuti kegiatan ini dengan tertib sebagai reuni dari aksi bela islam yang digelar dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Cuma Gimmick? Heboh Pink Guard 'Squid Game' Nyelip di Pasar Pucung Raya Depok, Kejadian Tabrakan Tak Terduga Ramai Jadi Sorotan

Lantas, bagaimana asal mula aksi 212 ini? Dihimpun SketsaNusantara.id dari akun Instagram @infocipadujaya dan berbagai sumber, berikut perjalanan aksi 212 hingga menjadi agenda tahunan di Monas, Jakarta.

Jika ditarik ke belakang, Aksi 212 pertama kali digelar pada 2 Desember 2016 di Jakarta sebagai respons terhadap pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Kala itu, pidato Ahok dianggap menistakan agama Islam karena menyebut Surah Al-Maidah ayat 51 dalam konteks kampanye politik.

Baca Juga: Demo Free West Papua Berakhir Ricuh di Yogyakarta, Massa Aksi Berusaha Kibarkan Bendera Bintang Kejora

Pernyataan itu memicu gelombang protes dari umat Islam di seluruh Indonesia. Gerakan 212 atau yang dikenal dengan "Aksi Bela Islam" diinisiasi oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) yang menghadirkan Rizieq Syihab dan beberapa tokoh ulama lainnya.

Aksi 212 tahun 2016 mencatat sejarah sebagai salah satu aksi massa terbesar di Indonesia, yang menghadirkan jutaan orang dari seluruh penjuru Indonesia dan berkumpul jadi satu di Lapangan Monas, Jakarta.

Para peserta menyerukan penegakan hukum terhadap Ahok dan meminta keadilan atas apa yang mereka anggap sebagai penghinaan terhadap Al-Qur'an.

Baca Juga: Mengenal Desa BRILiaN Batuan Sukawati, Model Pengembangan Desa Berbasis Seni, Budaya, dan Inovasi Hijau

Awalnya, aksi ini menuai pro kotra karena dikhawatirkan akan memicu terjadinya keributan.

Namun, nyatanya aksi ini menjadi ajang persatuan umat Islam yang berlangsung secara damai dengan dilakukan doa bersama.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X