Lanjut pada 2023, alumni 212 kembali beekumpul dengan mengadakan sholawat dan doa bersama, bermunajat untuk Kemenangan Palestina dan Keselamatan NKRI.
Pada 2024, Reuni 212 berlangsung dengan suasana yang jauh berbeda dibandingkan tahun 2016 lalu.
Jika pada awalnya aksi ini didominasi oleh tuntutan politik dan hukum, kini fokusnya lebih kepada penguatan nilai-nilai Islam dan kebangsaan.
Aksi ini juga menjadi sarana menyuarakan berbagai isu sosial dan agama, seperti perlindungan umat, keadilan hukum, serta kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap kurang berpihak pada rakyat.
Reuni 212 pada tahun 2024 pun diwarnai dengan kehadiran tokoh-tokoh nasional dan ulama yang membahas tantangan umat Islam di era modern.
Meski jumlah peserta cenderung menurun dibandingkan aksi tahun-tahun awal, semangat persatuan yang diusung tetap kuat.
Didukung dengan adanya kemajuan teknologi juga memberikan warna baru, di mana gerakan ini tidak hanya berlangsung di lokasi fisik tetapi juga ditayangkan secara langsung secara virtual di media sosial.
Aksi 212 kini menjadi simbol persatuan umat Islam di Indonesia. Meski sempat menuai pro dan kontra, aksi ini menunjukkan kekuatan umat dalam menyampaikan aspirasi secara damai, sekaligus menjadi momentum untuk menguatkan solidaritas dan kepedulian terhadap bangsa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!