Ia mengaku tak mengenal baik pimpinan ponpes tersebut, lantaran dikenal sebagai pribadi yang tertutup.
Sementara itu, Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko membenarkan telah terjadi perusakan ponpes, lantaran pimpinannnya diduga telah mencabuli sejumlah santriwatinya.
“Benar telah terjadi perusakan bangunan ponpes oleh sejumlah warga buntut dari peristiwa dugaan tindak asusila yang dilakukan pimpinan," kata AKBP Condro.
Lebih lanjut ia menerangkan, pimpinan ponpes tersebut kini masih dalam pemeriksaan intensif di Mapolres Serang.
Sontak saja, publik pun dibuat geram dengan aksi dugaan pencabulan yang dilakukan pimpinan ponpes tersebut.
“Mencoreng nama baik Provinsi Banten dan Desa Cikande. Harus dihukum dan tindak tegas pelakunya,” tulis akun @liqbal_xxx.
“Orang-orang kaya gini harusnya dihukum mati, gak ada ampun,” tulis akun @s_b_darmaxxx.
“Oknum gini loh yang bikin jelek nama ponpes,” tulis akun @fantsxxx.
***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI